Maui, Hawaii, Jobuzo – Setiap Snapdragon Summit, Qualcomm tidak hanya mengumumkan chipset terbarunya saja, tapi juga memamerkan seperti apa wujud perangkat yang ditenagai rangkaian prosesor barunya. Seperti Snapdragon Summit 2025, Qualcomm juga tunjukkan beberapa contoh PC maupun laptop yang ditenagai Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme terbaru.
Contoh produk tersebut adalah Qualcomm Reference Design (QRD). Ada beberapa perangkat yang dipamerkan Qualcomm pada konferensi tahunan yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat (AS).
Baca Juga :


Semua perangkatnya dibalut warna merah, kelir khas dari perusahaan semikonduktor asal AS itu. Ada laptop tipis dan laptop berukuran besar, keduanya menjadi platform dasar yang bisa dijadikan referensi oleh OEM untuk mengembangkan perangkat mereka sendiri.

Laptop tipis terlihat tidak mengorbankan fungsionalitasnya. Sementara versi laptop dengan layar lebih besar memiliki fitur menarik di area palm rest atau di atas touchpad. Terdapat ikon-ikon yang menyala, mengisyaratkan adanya tombol pintas kapasitif nan cerdas yang bisa dimanfaatkan pengguna.


Selanjutnya ada tablet 2-in-1, perangkat dengan layar detachable yang dilengkapi dengan keyboard cover dan penyangga di belakang.

Laptop ini juga dibuat begitu tipis, memungkinkan pengguna untuk menjadikannya sebagai tablet untuk browsing atau nonton, lalu dapat berubah menjadi laptop saat keyboard terpasang. Seperti tablet pada umumnya, perangkat ini juga disematkan satu kamera di belakang.

Dan terakhir, ada Mini PC dengan berbentuk lingkaran dan kotak kecil. Keduanya sama-sama tipis, mudah diletakkan di mana saja tanpa menghabiskan banyak ruang di atas meja kerja.


Paling menarik adalah Mini PC berbentuk kotak kecil yang bisa diletakkan dengan rapi di bawah monitor, sehingga membuatnya seolah seperti PC all-in-one (AIO). Ukurannya tentu jauh lebih tipis ketimbang Mac Mini terbaru bertenaga Apple M4.


Spesifikasi Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme
Snapdragon X2 Elite Extreme jadi varian tertinggi yang dirancang khusus untuk PC kelas premium yang menangani beban kerja berat, seperti analisis data, editing video, riset, bahkan gaming. Prosesor 3nm ini dibangun dengan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga dengan total CPU 18-core.
Hal ini membuat Snapdragon X2 Elite Extreme menjadi CPU berbasis ARM pertama yang mampu mencapai clock-speed boost hingga 5 GHz. Performanya pun 75 persen lebih kencang dibanding prosesor lainnya pada tingkat daya yang sama.
Meski jadi varian ‘lebih rendah’, Snapdragon X2 Elite reguler tetap diberikan chip Hexagon NPU seperti varian Extreme. Neural processing unit (NPU) ini mampu menghasilkan daya pemrosesan AI sebesar 80 TOPS (trillion operations per second).

Baca Juga :

Artinya, laptop yang ditenagai Snapdragon X2 Elite atau X2 Elite Extreme dapat menjalankan berbagai pengalaman AI secara bersamaan, termasuk menjalankan large language model (LLM) yang menjadi otak dari asisten AI di perangkat, serta mendukung penuh pengalaman di Copilot+ PC.
Ada tiga konfigurasi yang tersedia, yakni Snapdragon X2 Elite 18-core (12 prime-core + 6 performance-core dengan clock-speed sampai 5 GHz dan bandwidth memori 228 GB/s.
Kemudian Snapdragon X2 Elite 18-core (12 prime-core + 6 performance-core) dengan clock-speed 4,7 GHz dan bandwidth memori 152 GB/s. Dan, Snapdragon X2 Elite 12-core (6 prime-core + 6 performance-core) dengan clock-speed sampai 4,7 GHz dan bandwidth memori 152 GB/s.
Perangkat yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon X2 Elite Series ini diperkirakan akan mulai tersedia di pasar pada paruh pertama tahun 2026.
FOTO: Mengintip Laptop, Tablet dan PC Berotak Snapdragon X2 Elite
