Jobuzo – Angka kecelakaan tertinggi saat mudik selalu didominasi oleh sepeda motor. Oleh karena itu, DPR meminta Menteri Perhubungan (Menhub) untuk mengkaji ulang mudik menggunakan sepeda motor karena dinilai berbahaya.
Secara data, telah dibuktikan kalau dari tahun ke tahun banyak kejadian kecelakaan yang melibatkan pemudik yang menunggangi sepeda motor.
Syaiful Huda selaku Wakil Ketua Komisi V DPR RI, meminta Menhub untuk mengkaji larangan mudik menggunakan sepeda motor.
Sebagai gantinya, pemudik yang biasanya menggunakan sepeda motor perlu difasilitasi dengan moda transportasi alternatif lainnya.
Baca Juga :
“Saya sering dititipi isu menyangkut soal keberanian kita untuk memastikan para pemudik yang menggunakan sepeda motor, yang dalam temuan kita dari penyelenggaraan angkutan Lebaran yang hampir 50 persen kecelakaan diakibatkan dari penggunaan sepeda motor ini, saya mohon dikaji ulang, apakah mungkin tahun ini diterapkan untuk tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor untuk mudik Lebaran. Terutama yang lintas provinsi,” ujar Huda dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan.
Menurut Huda setidaknya larangan mudik menggunakan sepeda motor itu untuk pemudik yang menempuh perjalanan jauh lintas provinsi.
Hal ini, kata Huda, untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor yang dari tahun ke tahun tinggi sekali.

“Oleh karena itu mungkin masih ada waktu, mohon untuk dikaji, terkait dengan pelarangan penggunaan sepeda motor roda dua ini untuk menjadi angkutan Lebaran,” sebutnya.
Jika tidak memungkinkan, Huda mengatakan perlu alternatif lain untuk mengakomodir pemudik yang menggunakan sepeda motor. Misalnya dengan menyediakan bus untuk pemudik dan motornya.
“Diganti dengan berbagai skema yang sifatnya selama ini pengguna sepeda motor wajib terkonversi untuk misalnya disediakan bus dan seterusnya. Saya tidak tahu kebutuhannya berapa, tapi kelihatannya, Pak Menteri, ini mungkin bisa dimaksimalkan untuk berkoordinasi lintas kementerian, lintas lembaga, lintas sektor, supaya kebutuhan masyarakat yang tadinya menggunakan sepeda motor ini bisa dikonversi untuk difasilitasi pemerintah melalui angkutan lebaran yang lebih aman,” sebutnya.
Baca Juga :
Mudik menggunakan sepeda motor sudah terbukti sangat berbahaya. Karena pemudik sepeda motor biasanya memaksakan barang bawaan atau jumlah penumpang.
Ditambah lagi jalur lintas yang lebih ramai saat mudik juga membutuhkan pengendara untuk terus fokus. Durasi perjalanan yang dipaksakan tanpa istirahat juga kerap menjadi faktor pemicu kecelakaan.
Di sisi lain, Menhub Dudy Purwagandhi juga sudah menyiapkan program mudik bareng gratis dengan menghadirkan 401 bus ke 34 kota tujuan di 9 Provinsi, 50.000 penumpang kelas ekonomi pada angkutan laut, serta 28.128 penumpang jalur kereta api Pulau Jawa lintas Utara, Tengah, dan Selatan.
Beberapa stakeholder lain juga menggelar mudik bareng bahkan menyediakan truk untuk dapat mengangkut motor pemudik agar perjalanan lebih aman.
Bahaya Mudik Pakai Motor Disorot DPR, Usul Transportasi Pengganti
