Jakarta, Jobuzo – Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM) resmi melaporkan Ade Armando dan Permadi Arya ke Polda Metro Jaya, Senin (20/4). Laporan tersebut berkaitan dengan beredarnya potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada beberapa waktu lalu.
Menanggapi langkah hukum tersebut, Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Muh. Basri Lampe, menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap APAM. Ia menilai pelaporan tersebut sebagai langkah tepat dalam merespons polemik yang berkembang.
“Kami atas nama Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar mendukung dan mengapresiasi APAM atas langkah hukum berupa pelaporan terhadap Ade Armando dan Permadi Arya ke Polda Metro Jaya. Semoga laporan ini mendapat atensi dari Kapolri sehingga proses penyelidikan dan penyidikan berjalan lancar,” ujar Basri dalam keterangannya, Senin (20/4).
Basri juga berharap agar laporan tersebut dapat segera diproses hingga penetapan tersangka terhadap pihak terlapor.
Lebih lanjut, ia menilai pihak yang melaporkan ceramah Jusuf Kalla dengan tuduhan penistaan agama telah keliru dalam memahami konteks. Menurutnya, potongan video yang beredar tidak menggambarkan isi ceramah secara utuh.
“Saya sudah menyaksikan video lengkapnya, dan tidak terdapat unsur penistaan agama. Pak JK hanya menjelaskan sejarah perdamaian di Poso dan Ambon, serta menegaskan bahwa tidak ada ajaran agama, baik Islam maupun Kristen, yang membenarkan pembunuhan sebagai jalan menuju surga,” jelasnya.
Basri menambahkan, tudingan terhadap Jusuf Kalla dinilai tidak berdasar dan kecil kemungkinan dipercaya publik, mengingat rekam jejaknya sebagai tokoh nasional dan juru damai yang diakui secara luas.
“Beliau adalah sosok yang berjasa bagi bangsa ini dan dikenal sebagai tokoh perdamaian. Tidak ada niat jahat (mens rea) dalam ceramah tersebut sebagaimana yang dituduhkan,” tegasnya.
Ia pun menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar siap memberikan dukungan kepada Jusuf Kalla apabila polemik tersebut terus berlanjut.
APAM Laporkan Ade Armando dan Permadi Arya, Pemuda Muhammadiyah Makassar Beri Dukungan