BOGOR– Pengurus Pusat Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) turut mengantarkan jenazah almarhumah Tri Susilah binti Karto Suwiryo, istri Imaam pertama Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Dr. Syeikh R. Wali Al Fattah, hingga ke peristirahatan terakhirnya di Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).
Almarhumah wafat pada Jumat malam sekitar pukul 22.30 WIB di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah menjalani perawatan intensif selama hampir dua pekan. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Jama’ah Muslimin (Hizbullah), termasuk keluarga besar UAR.
Setelah dishalatkan di Masjid At-Taqwa Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, jenazah diberangkatkan pukul 06.00 WIB menuju kampung halaman almarhumah di Banyumas menggunakan ambulans yang diiringi kendaraan keluarga dan rombongan pengantar.
Dalam rombongan tersebut hadir perwakilan Pimpinan Pusat UAR, yakni Sekretaris Umum UAR Muqarrobin Al Ayubi dan Staf PB Nurul Priansah. Keduanya mendampingi keluarga sejak proses pemberangkatan dari Cileungsi hingga pemakaman selesai dilaksanakan.
Kehadiran UAR dalam prosesi tersebut merupakan bentuk solidaritas dan penghormatan kepada almarhumah sekaligus dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Al Mujahid yang saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) UAR Pusat.
Setibanya di Desa Kamulyan, rombongan disambut keluarga besar almarhumah serta warga setempat yang telah menunggu untuk mengikuti prosesi pemakaman. Pembina UAR Korwil Banyumas Raya Amin Iskandar dan Ketua UAR Korwil Banyumas Raya Rohman serta Relawan Korda UAR Kebumen turut membantu berbagai kebutuhan teknis di lapangan sehingga proses pemakaman berjalan dengan tertib dan lancar.
Jenazah almarhumah dimakamkan sekitar pukul 13.45 WIB di Tempat Pemakaman Umum Desa Kamulyan. Almarhumah ibu Tri Susilah dimakamkan tepat di samping makam suaminya, Imaam Wali Al Fattah, yang telah lebih dahulu wafat pada tahun 1976.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Sejumlah pimpinan Jama’ah Muslimin (Hizbullah), keluarga dari Banyumas, Kebumen, dan Cilacap, serta warga sekitar turut mengiringi doa saat jenazah diturunkan ke liang lahat.
Sekretaris Umum UAR Muqarrobin Al Ayubi menyampaikan bahwa kehadiran UAR merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama, terutama ketika ada keluarga besar yang sedang tertimpa musibah.
“UAR tidak hanya hadir dalam kegiatan kebencanaan dan kemanusiaan, tetapi juga berupaya hadir di tengah keluarga yang sedang mengalami musibah. Kehadiran kami merupakan bentuk penghormatan kepada almarhumah dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhumah.
“Turut berduka cita. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah ibunda diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah suhanahu wa ta’ala. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” kata Endang melalui pesan singkatmya, Sabtu (30/5).
Duka cita serupa datang dari jajaran pengurus pusat lain, di antaranya Ketua Divisi Penanggulangan Bencana dan sekretaris, para Ketua Korwil dan Korda, serta relawan UAR di berbagai daerah yang menyampaikan doa dan belasungkawa atas wafatnya ibunda Al Mujahid.
Bagi keluarga besar Jama’ah Muslimin (Hizbullah), almarhumah Tri Susilah dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi perjuangan dakwah Imaam Wali Al Fattah sejak masa-masa awal pembinaan umat. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi keluarga, jamaah, dan orang-orang yang mengenalnya sebagai pribadi yang sederhana, sabar, dan penuh pengabdian.
Kehadiran pengurus dan relawan UAR dalam prosesi pengantaran hingga pemakaman menjadi wujud nyata nilai ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan yang selama ini terus dijaga dalam setiap kondisi, baik saat menghadapi bencana maupun ketika mengantarkan saudara seiman menuju peristirahatan terakhirnya. [AM]
UAR Turut Hantarkan Jenazah Ibunda Tri Susilah Wali Al Fattah ke Pemakaman Tambak
