SOLO, Jurnalpost – Sebanyak 77 pekerja dari perusahaan manufaktur CV. Mitra Sejati mendapatkan pemeriksaan mata gratis dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Departemen Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Senin (28/7/2025).
Kegiatan bertajuk “Deteksi Dini Penyakit Mata dan Edukasi Kesehatan bagi Pekerja Manufaktur” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata guna menunjang produktivitas dan keselamatan di lingkungan kerja.
Acara yang berlangsung di fasilitas CV. Mitra Sejati ini diisi dengan serangkaian program komprehensif. Dimulai dengan sesi penyuluhan mengenai penyakit mata yang sering terjadi, dilanjutkan dengan peragaan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mata secara benar. Setelah itu, seluruh peserta menjalani pemeriksaan bertahap, mulai dari tes visus (ketajaman penglihatan) hingga pemeriksaan pinhole untuk mendeteksi kelainan refraksi.
Ketua Pelaksana Pengabdian, Dr. dr. Senyum Indrakila, Sp.M., menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, timnya menemukan beragam kondisi yang memerlukan perhatian. “Temuan kami cukup bervariasi, mulai dari miopia (rabun jauh), presbiopia (rabun dekat karena usia), hingga kondisi yang lebih serius seperti pterygium (selaput pada mata), proptosis (bola mata menonjol), dan dugaan adanya corpus alienum atau benda asing pada kornea,” jelasnya.
Setiap peserta kemudian mendapatkan edukasi personal mengenai hasil pemeriksaan mereka serta menerima rencana tindak lanjut yang jelas, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan, rekomendasi penggunaan kacamata, dan tips menjaga kesehatan mata.
“Penglihatan yang prima adalah aset krusial, terutama di sektor manufaktur. Deteksi dini tidak hanya mencegah gangguan penglihatan menjadi lebih parah, tetapi juga secara langsung berdampak pada keselamatan dan kualitas hasil kerja para pekerja,” tegas Dr. Senyum.
Program yang berjalan di bawah Skim Pengabdian Mandiri UNS ini didukung oleh tim dokter spesialis yang solid. Turut serta dalam tim adalah Dr. Widyanti Soewoto, dr., Sp.B(K)Onk., Dr. Amru, dr., Sp.BS., Sp.BP-RE, serta dr. Erma Malindha, yang bahu-membahu memberikan konsultasi dan penanganan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk menciptakan budaya kerja yang peduli terhadap kesehatan penglihatan, sejalan dengan visi yang diusung: “Mata Sehat, Pandangan Gemilang”.
Penulis : Muhammad Indra Hasan
Tingkatkan Keselamatan Kerja, Departemen Mata FK UNS dan Perdami Periksa Kesehatan Mata 77 Pekerja Manufaktur