Jobuzo – Tiga hari yang berkesan saat kami diberi kesempatan perdana untuk menjajal Toyota New Camry HEV yang baru rilis di tahun ini. Camry, identik dengan sedan bongsor yang menyuguhkan kenyamanan, mobil yang juga bisa diplot sebagai ‘tolak ukur’ status seseorang.
Lewat New Camry HEV ini, Toyota mencoba menggabungkan kemewahan dan kenyamanan, dengan efisiensi sebuah mesin hybrid canggih yang disebut Hybrid Electric Vehicle atau HEV.
Pertanyaannya, apakah perpaduan tersebut benar-benar berhasil membuat sedan bongsor Toyota jadi ‘musuhan’ dengan SPBU? Untuk menjawabnya, kami langsung menguji mobil ini selama tiga hari dalam rute perjalanan yang lengkap, melintasi jalur Bogor-Puncak yang naik-turun, serta menembus kemacetan di Jakarta.
Baca Juga :
Gila iritnya!
Mari langsung jawab pertanyaan di awal artikel review ini, apakah Toyota New Camry HEV irit bensin? Jadi, mobil ini dibekali mesin hybrid generasi kelima dari Toyota. Mesin hybrid berkode A25A-FXS, 2.487cc 4 silinder Dual VVT-i, yang bila digabung dengan tenaga motor listriknya, bisa menghasilkan tenaga sampai 227 PS.
Ada tiga mode berkendara yang tersedia, Eco, Normal, dan Sport. Saat menanjak dari Bogor ke Puncak, kalian tentu tau jalurnya, tanjakan dengan kelokan yang lumayan tajam.
Di jalur ini, kami mencoba mode ‘Eco’, yang ternyata menyemburkan tenaga yang cukup dan sangat pas untuk berkendara santai. Namun, ketika bertemu tanjakan yang lebih curam dan butuh sedikit ‘hentakan’, kami coba beralih ke mode Normal.
Responnya seketika menjadi lebih sigap, tanpa ada gejala kehilangan tenaga sedikit pun. Menggunakan mode Eco, sistem hybrid seringkali mengaktifkan ‘EV Mode’. Inilah yang bikin nyaman, lantaran perpindahan tenaga dari mode listrik yang senyap ke mesin bensin, nyaris tidak terasa getarannya sama sekali.

Paling, hanya terdengar raungan mesin, itupun sesaat yang membuat kami tau “Oh, mesin bensin nih yang nyala.”
Dalam kondisi stop-and-go saat terjebak kemacetan di tol menuju Jakarta pun, EV Mode seringkali bekerja, membuat kabin lebih hening tanpa getaran, dan pastinya menghemat bahan bakar secara signifikan.
Selama menggunakan Eco dan Normal secara bergantian, dan menempuh total jarak lebih dari 200 kilometer dengan berbagai kondisi jalan, angka konsumsi bahan bakar rata-rata yang tertera di MID adalah 20,4 km/L, angka yang luar biasa irit untuk sedan bongsor dengan rute perjalanan yang cukup menantang.
Baca Juga :

Nyaman buat pengemudi dan penumpang
Soal kenyamanan, Toyota New Camry HEV ini memang juara. Suspensi depannya menggunakan MacPherson Strut, sistem suspensi yang sebenarnya umum, yang menggabungkan peredam kejut (shock absorber) dan pegas (coil spring) dalam satu unit yang disebut ‘strut’.
Sementara kaki-kaki bagian belakang, menggunakan sistem multi-link yang diklaim lebih adaptif dan fleksibel mengikuti kontur jalan. Kombinasi ini terbukti ampuh kasih kenyamanan, baik buat pengemudi maupun penumpang di belakang.
Selama perjalanan, menghantam beberapa polisi tidur dan jalanan yang bergelombang maupun rusak, redaman suspensinya terasa empuk. Guncangan di dalam kabin juga minim, gak akan terasa jedag-jedug.

Sedan bongsor sepanjang 4,9 meter lebih ini juga bisa dibilang lincah. Ada momen ketika kami harus putar balik di jalan raya, belokannya pun cukup patah dengan lebar jalan yang lumayan sempit. Khawatir awalnya, apakah perlu maju-mundur berkali-kali dan malah bikin kemacetan panjang di jalan raya.
Ternyata, radius putarnya sangat baik. Diajak manuver pun, pengendaliannya terasa presisi dan nurut. Semuanya berkat Toyota New Global Architecture (TNGA), memungkinkan mobil jadi lebih stabil dan responsif.
Masih dari sisi pengemudi, ada beberapa fitur yang kami suka, salah satunya Head Up Display (HUD) yang sangat membantu. Informasi penting seperti kecepatan dan status cruise control, akan diproyeksikan ke kaca depan, sehingga pandangan bisa tetap fokus ke jalan.

Kemudian, pusat hiburan yang menggunakan panel LCD berukuran 12,3 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Di bawahnya pun, sudah tersedia panel wireless charging yang praktis.
Dan, tentu saja fitur keamanan Toyota Safety Sense (TSS) 3.0 yang lengkap. Mulai dari Dynamic Radar Cruise Control yang sangat berguna di tol, Pre-Collision System yang bisa mendeteksi mobil, sepeda motor, pejalan kaki, hingga Lane Tracing Assist yang menjaga mobil tetap di lajurnya.
Toyota New Camry HEV juga dukung Automatic High Beam yang secara otomatis beralih antara lampu jauh dan dekat untuk mengoptimalkan jarak pandang, sekaligus meminimalkan silau bagi pengemudi lainnya.
Untuk menjaga kewaspadaan pengemudi, Toyota juga kasih fitur Driving Monitor System. Lewat fitur ini, jika mata kami tidak fokus ke jalan, sistem akan mengatakan, “Mohon perhatikan jalan.” Atau, ketika kami menguap, sistem juga akan mengingatkan, “Beristirahatlah sejenak.”

Cuma, ini detail kecil yang harusnya bisa diperbarui oleh Toyota ke depannya. Ketika fitur Blind Spot Monitor (BSM) aktif di spion, animasi peringatan mobil di layar terlihat sangat sederhana, seperti gambar PNG yang ditempel begitu saja.

Detail seperti warna mobil pun tidak disamakan. Mobil yang kami gunakan berkelir Attitude Black, namun yang tampil di layar justru berwarna abu-abu metalik. Fitur ini fungsional, tapi secara visual terasa kurang premium untuk mobil sekelas ini.

Sementara untuk penumpang, ada Panoramic Roof yang membuat suasana kabin terasa lebih lapang. Di sekelilingnya pun, terdapat 9 speaker JBL yang kasih keluaran audio premium dengan bass yang bulat, asyik kalau dengerin musim via Spotify atau Apple Music dari smartphone yang sudah terhubung.

Penumpang yang duduk di belakang juga dimanjakan oleh bangku super nyaman yang bisa disetel secara elektrik. Juga, Toyota New Camry HEV dilengkapi dengan AC tiga zona, dimana suhu antara pengemudi serta penumpang di depan dan belakang, bisa diatur masing-masing.

Hanya saja, entah kenapa, kok Toyota malah tidak menyertakan layar hiburan untuk penumpang di belakang? Kekurangan yang cukup disayangkan untuk mobil dengan banderol harga lebih dari Rp970 juta.

Baca Juga :

Kesimpulan
Dari tes yang kami lakukan, Toyota New Camry HEV berhasil membuktikan bahwa sedan bongsor yang mewah, bisa juga dibikin hemat BBM. Mesin hybrid-nya yang senyap dan mulus, seolah ‘benci BBM’ dengan rata-rata konsumsi bensin mencapai 20,4 km/L.
Mobil ini juga membuat pengemudi dan penumpangnya nyaman berkat suspensi yang empuk dan pengendalian yang lincah dari platform TNGA. Juga, fitur keamanan yang lengkap lewat TSS 3.0.
Meskipun unggul dalam efisiensi dan kenyamanan, mobil ini memiliki beberapa catatan kecil. Di satu sisi, penumpang dimanjakan dengan fitur seperti 9 speaker JBL, Panoramic Roof, dan AC tiga zona. Namun, absennya layar hiburan untuk penumpang belakang menjadi kekurangan yang cukup disayangkan untuk mobil di kelas harganya.
Secara keseluruhan, dengan banderol harganya yang mencapai Rp973 jutaan, Toyota New Camry HEV menawarkan fitur lengkap bagi mereka yang menginginkan sedan premium yang efisien nan nyaman, baik untuk dikendarai sendiri, sebagai eksekutif yang harus business trip dari satu kota ke kota lainnya, atau menyenangkan buat keluarga saat jalan-jalan.
Review Toyota New Camry HEV: Sedan Mewah yang ‘Benci’ BBM
