Jobuzo – Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur Politeknik Negeri Banyuwangi sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang teknologi kendaraan listrik. Kegiatan ini bermitra dengan SMK NU Sudirman Rogojampi Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Program PkM ini menghasilkan alat bantu pembelajaran berupa Trainer Interaktif Sistem Kerja Sepeda Listrik yang dirancang khusus untuk menunjang konsep Teaching Factory (TeFa) di SMK mitra.
“Pengembangan trainer ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan pasar kerja akan teknisi yang memahami teknologi kendaraan listrik, sekaligus mengintegrasikannya ke dalam kurikulum TeFa. Dengan TeFa, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung praktik produksi atau jasa yang mendekati standar industri.”
–Asmar Finali, S.T., M.T.
Trainer yang dikembangkan memiliki spesifikasi unggulan, antara lain: Memungkinkan bongkar pasang komponen utama (baterai, controller, motor hub, dan throttle) untuk analisis dan perbaikan mandiri. Trainer ini dapat disimulasikan mengalami kerusakan umum (troubleshooting) sehingga siswa dapat mengasah kemampuan diagnostik mereka.

Kegiatan PkM dilaksanakan dalam dua tahap: penyerahan dan pelatihan. Sebanyak 23 siswa TKR SMK NU Sudirman Rogojampi mengikuti pelatihan tersebut, yang meliputi:
1. Prinsip dasar dan konversi energi pada sepeda listrik.
2. Pengujian dan perawatan baterai Lithium-ion.
3. Troubleshooting sistem Brushless DC Motor (BLDC).
Kepala Sekolah SMK NU Sudirman Rogojampi, Bapak Bahrul Luthfi, S.Pd., menyambut baik program ini. “Kami berterima kasih kepada Politeknik Negeri Banyuwangi. Trainer ini bukan hanya alat, tetapi jembatan bagi siswa kami menuju industri modern. Memperkuat pengetahuan kami dalam bidang kendaraan listrik ringan,” ujarnya.
Politeknik Negeri Banyuwangi Implementasi Trainer Sepeda Listrik Dukung Teaching Factory SMK
