Jobuzo — Memasuki awal tahun 2026, harga smartphone di Indonesia mulai mengalami kenaikan yang cukup terasa. Kelangkaan komponen seperti RAM, kenaikan biaya produksi, serta kondisi ekonomi menjadi faktor utama di balik penyesuaian harga.
Dari pantauan Uzone langsung di ITC Mall Ambassador, Jakarta, sejumlah penjual dan promotor mengonfirmasi bahwa penyesuaian harga ini terjadi di hampir seluruh segmen: dari entry-level, mid-range, hingga flagship.
Di kelas mid-range, kenaikan harga rata-rata berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung merek dan tipe perangkat. Sementara itu, di segmen flagship, kenaikan terbilang lebih tipis, yakni sekitar Rp200 hingga Rp300 ribuan.
Misal Oppo, lini mid-rangenya mengalami kenaikan harga sampai Rp500 ribu per unit. Belum lagi lini entry-level dan mid-range Infinix yang juga naik sekitar Rp100 ribuan.
Meski demikian, kondisi ini tidak sepenuhnya berdampak besar pada penjualan di level konter. Ada yang bilang masih stabil, ada juga yang menerima keluhan konsumen soal harga smartphone yang memang naik.
Dari sisi promotor, dampak kenaikan harga justru dirasakan lebih signifikan. Trafik pengunjung dinilai menurun, konsumen menjadi lebih banyak bertanya, dan proses meyakinkan pembeli menjadi lebih panjang.
Tonton video liputan khusus kami sampai habis buat tahu seperti apa testimoni para penjual dan promotor di ITC Ambassador!
VIDEO: Harga HP Awal Tahun Diam-diam Naik, Penjualan Mulai Lesu?