Tangerang Selatan, Jobuzo – Tim dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Widya Dharma Husada Tangerang menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat bagi lansia yang mengalami gangguan tidur atau insomnia. Kegiatan bertajuk “Terapi Kombinasi Aromaterapi Ekstrak Daun Serai dan Pijat Relaksasi pada Lansia dengan Insomnia” itu digelar di Musholla Al-Hidayah, Jalan Aria Putra RT06/RW02, Kedaung, Tangerang Selatan, Minggu (9/11/2025).
Kegiatan ini diikuti masyarakat sekitar, khususnya para lansia dan keluarga. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan aromaterapi ekstrak daun serai dan pijat relaksasi sebagai terapi pendamping nonfarmakologis untuk membantu mengatasi insomnia pada lansia.
Program pengabdian ini dilaksanakan oleh sejumlah dosen STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, yakni Sayyidah, S.T., M.T., Dra. Magdalena Niken Oktaviani, Apt., M.Si., Ners. Susi Dewi Asih Kusumawati, M.KM., Dra. Setianti Haryani, Apt., M.Farm., Apt. M. Yuristiawan, S.Si., M.Farm., dan Irvan Bastian, M.Farm.
Sayyidah menjelaskan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan tanaman serai sebagai terapi alami pendamping dalam membantu mengurangi keluhan sulit tidur pada lansia.
“Kami berharap edukasi ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat aromaterapi ekstrak daun serai dan pijat relaksasi sebagai terapi pendamping yang aman, mudah diterapkan, serta mampu meningkatkan kualitas tidur lansia,” ujar Sayyidah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai insomnia, mulai dari penyebab, faktor risiko, dampak terhadap kesehatan, hingga cara penanganan secara nonfarmakologis. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat aromaterapi ekstrak daun serai yang mengandung minyak atsiri dan dapat memberikan efek relaksasi.
Selain penyampaian materi, peserta turut mengikuti praktik pijat relaksasi. Teknik ini diperkenalkan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu mengurangi ketegangan otot, membuat tubuh lebih rileks, dan mendukung kualitas tidur yang lebih baik.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi peserta. Setelah itu, tim dosen menyampaikan materi menggunakan media presentasi dan video. Sesi diskusi dan tanya jawab juga digelar untuk memberikan kesempatan kepada peserta menyampaikan keluhan maupun pengalaman terkait gangguan tidur.

Para peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai penyebab insomnia, manfaat aromaterapi ekstrak daun serai, serta teknik pijat relaksasi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.
Sebagian besar peserta juga mengaku merasa lebih rileks setelah mengikuti kegiatan. Mereka memahami pentingnya menjaga kualitas tidur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan, terutama pada usia lanjut.
Tim dosen berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Program tersebut juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Bantu Atasi Insomnia Lansia, Dosen STIKes Widya Dharma Husada Kenalkan Aromaterapi Daun Serai