JAKARTA, Jobuzo — Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai prosedur pembukaan blokir token BNI Direct yang sempat membingungkan nasabah.
Dalam pernyataan resminya melalui akun media sosial X, BNI menegaskan bahwa sejumlah nomor layanan yang beredar sebelumnya bukan merupakan kanal resmi. Oleh karena itu, nasabah diminta lebih berhati-hati dalam mengakses informasi layanan perbankan.
BNI menjelaskan, untuk membuka kunci (unlock) token BNI Direct yang terblokir atau terkunci, nasabah dapat menghubungi layanan resmi Service Action Team melalui nomor 021-29946046, email [[email protected]](mailto:[email protected]), serta WhatsApp resmi di 0858-5000-1946. Informasi tersebut juga tersedia melalui situs resmi BNI.
Sementara itu, nomor WhatsApp yang sebelumnya beredar dan mengatasnamakan BNI dipastikan bukan bagian dari layanan resmi bank tersebut.

BNI juga mengingatkan nasabah agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak terverifikasi, termasuk nomor layanan yang tidak tercantum di kanal resmi. Nasabah diminta untuk tidak membagikan data pribadi seperti User ID, Company ID, maupun informasi sensitif lainnya kepada pihak yang tidak jelas.
“Pastikan hanya menghubungi kanal resmi BNI untuk menghindari potensi penipuan digital,” demikian imbauan pihak BNI.
Dengan adanya klarifikasi ini, BNI berharap nasabah dapat lebih waspada sekaligus memastikan keamanan dalam bertransaksi di tengah meningkatnya aktivitas layanan perbankan digital.
BNI Klarifikasi Kanal Resmi Unlock Token BNI Direct, Waspadai Nomor Palsu
