JAKARTA – Energy Executive Award 2026 memberikan apresiasi kepada Direktur Utama Cirebon Power Hisahiro Takeuchi dan Wakil Presiden Direktur Joseph Pangalila. Keduanya dinilai telah menunjukkan kepemimpinan, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mendorong pengembangan sektor energi Indonesia yang berkelanjutan.
Takeuchi menerima predikat Leadership Excellence in Decarbonization and International Energy Collaboration. Sedangkan Joseph mendapat predikat Sustainable Power Visionary Leader.
Takeuchi dan Joseph sangat senang dan bangga bisa menjadi salah satu penerima penghargaan Energy Executive Award 2026. “Tapi, ini bukan hanya tentang saya. Saya mengapresiasi semua tim di Cirebon Power. Karena mereka saya mendapatkan ini,” kata Takeuchi usai menerima penghargaan di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
“Pesan saya pada karyawan Cirebon Power, tetap semangat karena kita menyediakan listrik kepada seluruh warga Jawa dan Bali,” tambah Joseph.
Joseph sedikit cerita masa lalu, bagaimana perusahaan membangun PLTU Cirebon-1 660 MW di Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 2007. Ia mengenang saat itu terjadi krisis listrik. Kehadiran PLTU Cirebon-1 menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan listrik, terutama di sistem jaringan Jawa-Madura-Bali. “Cirebon-1 itu adalah transisi kepada _fast track_.”
Ke depan, Joseph mengatakan, elektrifikasi nasional setidaknya bisa menyangkut tidak aspek, yakni: ketersediaan yang baik, bisa dijangkau semua kalangan, dan pengembangan energi terbarukan.
Harapan Joseph sejalan dengan arah kebijakan pengembangan sektor energi pemerintah saat ini yang berfokus pada kemandirian energi dan transisi hijau, dengan pilar utama antara lain target 100 GW tenaga surya, termasuk rencana 80 GW di 80 ribu desa.
Tumiran, Guru Besar di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjadi juri Energy Executive Award 2026, mengatakan, juri Energy Executive Award 2026 antara lain mengukur kemampuan manajerial dan prestasi perusahaan para nominasi berdasarkan dari sudut pandang media.
Menurutnya, Takeuchi dan Joseph termasuk tokoh yang konsisten menjaga, menjamin bagaimana pasokan energi Indonesia bisa terus tersedia, khususnya di bidang pembangkit tenaga listrik.
“Konsistensi menjaga kualitas pasokan listrik tetap baik menurut kriteria-kriteria keandalan sistem. Ya, kami tidak pernah dengar _case-case_ khusus yang berdampak negatif yang muncul dari pembangkit yang dikelola beliau terhadap sistem kelistrikan di Jawa,” kata Tumiran.
Mengusung tema _Leadership Towards Energy Sustainability_, Energy Executive Award 2026 yang diselenggarakan Majalah Listrik Indonesia memberikan apresiasi kepada para eksekutif, regulator, akademisi, dan pelaku industri yang berperan dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong pengembangan energi berkelanjutan.
Selain Presiden Direktur Cirebon Power Hisahiro Takeuchi dan Wakil Presiden Direktur Joseph Pangalila, dari kategori tokoh yang juga menerima penghargaan ada Suroso Isnandar, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero); Rinaldy Dalimi, Guru Besar Universitas Indonesia; Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM; dan Purnomo Yusgiantoro menerima penghargaan _Lifetime Achievement for Distinguished Leadership and Outstanding Contributions to Indonesia’s Energy Sector.***
Dua Pimpinan Cirebon Power Dinobatkan sebagai Tokoh Energi Berkelanjutan 2026 – dialogindonesia
