Jobuzo – Jalan Trans Sulawesi pada poros Barru–Pangkep, Kabupaten Pangkep, terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat terganggu dan kendaraan harus memperlambat laju saat melintas.
“Benar itu di depan SMP Mandalle terendam air karena hujan deras,” kata Sekretaris BPBD Pangkep, Arsyad, kepada awak media, Sabtu (21/2/2026).
Banjir dilaporkan terjadi di depan SMP Mandalle, Desa Mandalle, Kecamatan Mandalle. Arsyad menjelaskan, genangan air di lokasi tersebut kerap muncul setiap kali hujan deras berlangsung cukup lama. “Memang kalau intensitas air hujan tinggi dan berlangsung lama pasti tergenang. Kalau berhenti hujannya tidak sampai 10 menit akan hilang genangannya,” ujarnya.
Selain di poros Barru–Pangkep, banjir juga terjadi di Kelurahan Segeri, Kecamatan Segeri. Air Sungai Segeri meluap hingga masuk ke pemukiman warga. “Di Kelurahan Segeri, Kecamatan Segeri sudah masuk air di beberapa rumah warga karena air Sungai Segeri sudah mulai meluap hingga ke pemukiman warga,” kata Arsyad.
Sementara itu, Kapolsek Mandalle AKP Aliadi menyebut puncak genangan di depan SMP 1 Mandalle terjadi sekitar pukul 17.30 Wita hingga 18.20 Wita. “Genangan mulai 17.30 Wita sampai 18.20 Wita. Sekarang sudah surut dan lalulintas sudah mulai normal,” ucapnya.
Jalan Trans Sulawesi Poros Barru–Pangkep Terendam Banjir 30 Cm, Lalu Lintas Sempat Terganggu