PANGKEP, Jobuzo – Sebanyak 142 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di Masjid Agung Pangkajene, Jumat (8/5/2026).
Pelepasan jamaah Kloter 26 itu berlangsung khidmat. Sejumlah unsur Forkopimda, Wakil Bupati Pangkep, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Pangkep, kepala OPD, hingga keluarga jamaah turut hadir dalam prosesi tersebut.
Total 142 jamaah haji asal Pangkep tahun ini terdiri dari 61 laki-laki dan 81 perempuan. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 26, Kloter 5, dan Kloter 43.
Adapun rincian jamaah berdasarkan kecamatan meliputi Pangkajene 47 orang, Bungoro 24 orang, Labakkang 16 orang, Segeri 15 orang, Marang 11 orang, Mandalle 9 orang, Balocci 8 orang, Minasatene 6 orang, Liukang Tupabiring 4 orang, serta Tondong Tallasa 2 orang.
Dalam sambutannya, MYL meminta seluruh calon jamaah haji menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci dan fokus menjalankan ibadah.
“Jaga kesehatan dan tetap fokus menjalankan ibadah selama di Tanah Suci,” kata MYL.
Ia juga memastikan Pemkab Pangkep memberikan dukungan penuh terhadap proses keberangkatan jamaah, termasuk penyediaan transportasi menuju Asrama Haji Makassar.
“Kita gunakan bus untuk mengantar jamaah ke asrama haji. Begitupun nanti, kita akan jemput,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pangkep, Samuin, menyebut terdapat tiga jamaah lanjut usia (lansia) pada musim haji tahun ini.
“Jamaah termuda berusia 20 tahun yang berangkat sebagai pengganti ayahnya, sedangkan jamaah tertua berusia 86 tahun,” ungkapnya.
Samuin menambahkan masa tunggu keberangkatan haji di Pangkep kini mengalami penurunan. Jika sebelumnya mencapai 34 tahun, kini masa tunggu maksimal sekitar 25 tahun sejak pendaftaran.
Suasana haru tampak mewarnai prosesi pelepasan jamaah. Ratusan keluarga terlihat mengantar sekaligus mendoakan para calon tamu Allah SWT yang akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
Jemaah Haji Pangkep Berangkat ke Tanah Suci, Masa Tunggu Kini 25 Tahun