Muba, Jobuzo – Penyuluh Agama Islam tidak hanya memberikan bimbingan pada masyarakat lewat kajian majelis taklim tetapi juga pada warga binaan di Lapas. Salah satunya, H.Mustaidil,Lc,M.Sy, Penyuluh Agama KUA Kecamatan Lais dan Pengurus PD IPARI Muba yang memberi pembinaan rohani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sekayu. Kamis,02/04/2026.
Kegiatan tersebut tidak lepas setelah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Banyuasin, melalui MOU tersebut 11 penyuluh agama islam sebagai pengisi ceramah agama seperti Ustad/Ustadzh (Yaumuddin, Mipta Hudin, Salman,Seniawati, Tanny,Partono,Imam Irfa’I Ahmad Rifky,H.Mustaidil dan H.Sarmuji Marzuki) dan 1 Penghulu (M. Aditya Febriansyah) sesuai dengan jadwal yang dibuat Kemenag Muba.
Kegiatan diawali dengan zikir secara bersama-sama, dilanjutkan dengan tausiyah. Mustaidil memotivasi para WBP agar tetap bersabar dan istiqamah dalam menjalani ujian hidup, karena di balik setiap cobaan pasti ada hikmah dan kebaikan yang lebih besar menanti.
“Semoga setelah keluar dari tempat ini kita menjadi manusia yang terpuji dan membawa perubahan yang lebih baik. Kadang, penjara bukanlah hukuman. Tapi tempat Allah menjauhkan kita dari dosa yang lebih besar. Tempat Allah ingin menyelamatkan hidup kita,” papar H. Mustaidil.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi wadah pembinaan mental dan moral bagi para WBP. Setiap minggunya, Lapas menghadirkan penceramah untuk memberikan sudut pandang baru dan semangat rohani yang terus diperbarui.

Kalapas Sekayu Aris Sakuriyadi,A.Md,IP, S.Sos,MH menyampaikan bahwa pembinaan rohani adalah fondasi penting dalam proses perubahan perilaku WBP.
“Kami ingin WBP tidak hanya dibina secara fisik dan keterampilan, tetapi juga secara batiniah. Dengan pembinaan rohani yang konsisten, kami berharap mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Muba H. Dedi Alamsyah, S.Th.I., M.M, saat ditemui menyampaikan komitmennya mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas Sekayu.
“Kami siap mengirimkan penyuluh agama agar terjadwal dan teratur memberikan ilmu kepada Warga Binaan di Lapas Sekayu,” tegasnya.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Sekayu memastikan pembinaan keagamaan berjalan terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak positif dalam membentuk karakter masyarakat Warga Binaan yang lebih baik, sebagai bekal mereka kembali ke Masyarakat.
Penyuluh Agama Hadir di Lapas Sekayu, WBP Diberi Pembinaan Rohani Rutin
