Penulis: Elva Anamia Santoso
Banyuarang, Jobuzo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 42 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menggelar sosialisasi perlindungan anak di SDN Banyuarang 01, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Perlindungan Anak sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual” tersebut diikuti oleh 22 siswa kelas V. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan kreativitas serta meningkatkan pemahaman mengenai hak-hak anak.
Acara dibuka oleh Koordinator Desa KKN-T Kelompok 42 Desa Banyuarang, Tegar Satria K. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari wali kelas dan Kepala SDN Banyuarang 01.
Dalam sambutannya, Kepala SDN Banyuarang 01 menegaskan bahwa bullying dan kekerasan terhadap anak tidak hanya menjadi persoalan di lingkungan sekolah, tetapi juga telah menjadi perhatian serius pemerintah melalui berbagai peraturan perlindungan anak.
Ia menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya juga telah mengadakan sosialisasi serupa kepada seluruh siswa. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-T UPN “Veteran” Jawa Timur atas pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional.
Para siswa kelas V yang mengikuti kegiatan diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menerapkan dan menyebarluaskan nilai-nilai perlindungan anak, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dua mahasiswa KKN-T, Selvy Regina dan Violita Nyimas. Keduanya membahas berbagai bentuk bullying, kekerasan seksual, cara melindungi diri, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila anak mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami. Salah satu metode yang digunakan adalah pengisian kertas secara anonim yang memuat keresahan ataupun pengalaman yang ingin disampaikan oleh anak-anak.
Metode tersebut memberikan ruang yang aman bagi siswa untuk mengungkapkan perasaan dan persoalan yang mungkin sulit disampaikan secara langsung.
Suasana kegiatan semakin meriah melalui sesi ice breaking, penayangan video edukatif, serta sejumlah permainan yang mendorong partisipasi aktif para siswa.
Sebagai puncak peringatan Hari Anak Nasional, seluruh peserta diajak membubuhkan cap tangan menggunakan cat berwarna-warni pada sebuah banner khusus. Cap tangan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
“Acaranya sangat menyenangkan, terutama saat menonton video edukatif dan bermain game,” ujar Aura, salah seorang siswi SDN Banyuarang 01.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama yang melibatkan para siswa, pemateri, serta mahasiswa KKN-T Kelompok 42 Desa Banyuarang. Para siswa juga memperoleh makanan ringan sebelum kembali mengikuti kegiatan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T UPN “Veteran” Jawa Timur berharap nilai-nilai perlindungan anak dapat tertanam dalam diri generasi muda Desa Banyuarang dan terus diterapkan meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.
Peringati Hari Anak Nasional, Mahasiswa KKN-T UPN Veteran Jatim Edukasi Pencegahan Bullying di Desa Banyuarang
