BANYUMAS, Jobuzo – Tim Supervisi Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang terdiri para Amir Majelis Pusat dan staf mengunjungi makam Dr. Syeikh Wali Al-Fattaah, Imaam pertama Jama’ah Muslimin (Hizbullah), di Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa tengah, Ahad (3/8/2025).
Tim Supervisi yang terdiri H. Syakuri, S.H (Amir MUP), Deni Rahman, M.I.Kom (Amir MDP), Taufiqurrahman, Lc (Amir MTTP), Taufik Ismail (Staf MMP), Wahyu Kurnia (staf MKP), Irwan Amrullah (staf MTTP) dan Nur Abdillah (staf MDP) ziarah ke Tambak usai menghadiri Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Purbalingga. Kru Aljama’ahTV juga turut menyertai Tim ke makam almarhum.
Tim Supervisi yang diamiri Deni Rahman tiba di pemakaman umum Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak sekitar pukul 15.30 WIB. Putra almarhum Imaam Wali Al-Fattaah, Al Mujahid, yang menjadi penunjuk jalan memberikan penjelasan terkait meninggalnya sang ayah dan keluarga yang berada di samping makam almarhum.
Dalam sambutan singkat, Al Mujahid, putra kedua Imaam Wali Al-Fattah, menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada hadirin yang telah menyempatkan waktu untuk berziarah ke makam almarhum Imaam Wali Al-Fattaah.
“Alhamdulillah para Amir Majelis dan staf bisa berkunjung ke makam ayah saya yang juga orang tua kita semua. Mewakili keluarga besar almarhum, saya juga mengucapkan banyak terima kasih dan jazakumullah khairan kepada semua yang hadir di pemakaman sore ini,” ujar Al Mujahid.
Lebih lanjut, Pak Al (sering disapa begitu oleh rekan-rekan), mengatakan bahwa kehadiran Tim Supervisi Tabligh Akbar dan rekan-rekan lainnya menjadi saksi bahwa almarhum Imaam Wali Al-Fattaah yang wafat tahun 1976 di RSU Banyumas itu makamnya di Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak, bukan dimakamkan di Vietnam sebagaimana isu yang pernah beredar beberapa waktu lalu.
“Para ikhwan Tim Supervisi dan lainnya yang pernah ziarah ke sini menjadi saksi bahwa fitnah yang mengatakan bahwa Imaam Wali Al-Fattaah pernah bekerja sebagai mandor perkebunan tebu di Vietnam dan meninggal serta dimakamkan di negara tersebut adalah fitnah belaka,” tegas Pak Al.
Mengakhiri ziarah, Tim Supervisi berdoa bersama dipimpin H. Asyakuri sebelum melanjutkan perjalanan untuk takziah ke orang tua Amir Niyabah Bekasi, Abun Shohidun, di Desa Nusajati, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan kembali ke Bogor. (AM)
Tim Supervisi Tabligh Akbar Hizbullah Ziarah ke Makam Imaam Wali Al-Fattaah
