Jobuzo – Pelatihan batch pertama Orientation Training untuk Pegawai CPNS di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang berlangsung.
Pelatihan ini telah diikuti sebanyak 70 orang yang berlangsung sejak 10 November hingga 15 November 2025 mendatang. Pelatihan juga digelar di dua lokasi sekaligus yakni Pusat Pendidikan Komunikasi & Elektronika TNI Angkatan Darat (Pusdik Komlek TNI AD) dan Telkom Corporate University.
Direktur Jenderal (Ditjen) Infrastruktur Digital (Infradigi) Kementerian Komdigi, Wayan Toni Supriyanto mengatakan bidangnya memiliki kekhususan yang sangat terasa dibandingkan divisi lain di Kementerian Komdigi.
Menurutnya, kekhususan tersebut yang dibutuhkan dari Telkom Indonesia untuk melakukan pelatihan kepada ASN di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi.
Baca Juga :

“Kalau di kita ini di infrastruktur digital ini kan sangat terasa kekhususannya, tidak hanya pengenalan dari mana infrastruktur digital, tapi juga bagaimana kita melakukan penataan spektrum frekuensi, kemudian penertiban terhadap pengolahan frekuensi atau istilahnya manajemen frekuensi lah,” ujar Wayan kepada Jobuzo di Bandung, Jawa Barat.
“Dari proses persiapan, perencanaan, pengalokasian dengan proses pengendaliannya itu nanti dibentuk disini dan di PT Telkom,” lanjut Wayan.
Wayan berharap, pelatihan di Telkom Corporate University bisa memberikan manfaat yang besar kepada ASN yang mengikuti Batch 1 Orientation Training CPNS.
“Saya sih berharap ini bisa memberikan manfaat yang besar kepada pribadi saluran ASN dan juga memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk organisasi kami di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital,” pungkasnya.
Baca Juga :

Ditjen Infradigi Kementerian Komdigi sendiri memiliki peran strategis dalam membangun fondasi transformasi digital nasional.
Bahkan Ditjen Infradigi Kementerian Komdigi berkomitmen menghadirkan konektivitas yang merata ke seluruh penjuru negeri.
“Dalam mewujudkan peran besar Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, keberhasilan tidak semata ditentukan oleh kebijakan dan teknologi, melainkan oleh keterlibatan aktif seluruh pegawai di setiap tingkatan,” paparnya.
“Saya berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat menunjukkan komitmen, integritas, kedisiplinan, dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Jadilah ASN yang tidak hanya mampu bekerja dengan baik, tetapi juga memberi makna dan dampak positif bagi masyarakat dan negara,” tutupnya.
Ditjen Infradigi Gandeng Telkom Latih ASN Baru Komdigi