Jobuzo – Meta, induk dari Instagram, Facebook dan juga WhatsApp resmi menangguhkan akses pengguna remaja di platform mereka ke fitur karakter di AI Studio. Kabar ini disampaikan pihak Meta pada Jumat, (23/01) waktu setempat dan berlaku di semua negara.
Penangguhan ini berlaku bagi siapa pun yang mengaku sebagai dewasa tetapi dicurigai Meta sebagai remaja berdasarkan teknologi prediksi usia mereka.
“Mulai beberapa minggu kedepan, pengguna remaja tidak akan lagi dapat mengakses karakter AI di aplikasi kami hingga pengalaman yang diperbarui siap,” kata Meta dalam posting blog terbaru mereka.
Baca Juga :

Meta menyebut kalau versi baru karakter untuk remaja nantinya akan dilengkapi dengan kontrol orang tua begitu sudah tersedia kembali.
Pengguna remaja masih dapat mengakses asisten AI Meta, namun tidak dapat mengakses karakter-karakternya.

Langkah ini diambil Meta satu pekan sebelum mereka menghadapi pengadilan di Los Angeles terkait dampak negatif aplikasi mereka terhadap anak-anak bersama dengan TikTok dan juga YouTube.
Sebagai informasi, fitur karakter AI sendiri bisa dibuat di situs AI Studio milik Meta atau dengan membuka fitur ‘Obrolan AI’ di Instagram. Dengan fitur ini, pengguna bisa membuat kembaran mereka sendiri lengkap dengan nama, kepribadian, nada bicara, avatar hingga slogan.
Baca Juga :

Namun ternyata hal ini membuka celah penyalahgunaan bagi orang-orang yang menargetkan anak-anak, Meta diketahui mendapatkan kritik tajam terkait perilaku chatbot mereka yang bernada dewasa dan mesum.
Hal ini membuat perusahaan mengambil langkah tegas, padahal Oktober lalu, Meta juga sudah menambah keamanan lain dengan memperkenalkan fitur kontrol orang tua untuk menonaktifkan obrolan pribadi remaja mereka dengan karakter AI.
Meta juga mengatakan bahwa nantinya pengalaman AI untuk remaja akan mengikuti sistem peringkat film PG-13, sebagai upaya untuk mencegah anak di bawah umur mengakses konten yang tidak pantas.
Remaja Gak Bisa Lagi Bikin Karakter AI di Instagram cs, Ini Alasan Meta
