Jobuzo — Tak lama setelah pengumuman pembatasan usia di media sosial yang efektif berlaku pada 28 Maret 2026 mendatang, aplikasi perpesanan WhatsApp turut menghadirkan fitur baru berupa akun khusus untuk anak-anak.
Dalam pengumuman yang dibagikan Kamis, (12/03), akun anak-anak ini disertai dengan fitur pengawasan orang tua. Fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkirim pesan yang lebih aman bagi pengguna berusia 10–12 tahun.
Menurut WhatsApp, adanya fitur ini menjadi jawaban atas masukan keluarga dan para ahli yang ingin anak-anak tetap bisa menggunakan platform perpesanan tersebut dengan perlindungan yang maksimal.
“Dengan masukan dari keluarga dan para ahli, kami meluncurkan akun baru yang dikelola orang tua yang memungkinkan orang tua atau wali menyiapkan WhatsApp untuk anak-anak berusia 10-12 tahun, dengan kendali baru untuk membatasi pengalaman WhatsApp mereka ke dalam berkirim pesan dan menelepon,” kata Perwakilan WhatsApp dalam keterangannya, Kamis, (12/03).
Baca Juga :

Semua percakapan pribadi di akun anak-anak ini akan tetap privat dan dilindungi dengan enkripsi end-to-end, yang berarti tidak seorang pun, bahkan WhatsApp, yang bisa melihat atau mendengarkannya.
Untuk dapat mengirim pesan kepada anak pra-remaja di WhatsApp, pengaturan harus dilakukan dengan bantuan orang tua atau wali.

Dalam akun ini, anak pra-remaja hanya dapat menggunakan WhatsApp setelah proses pengaturan dilakukan bersama orang tua atau wali. Setelah akun diaktifkan, akses anak dibatasi hanya untuk melakukan panggilan telepon dan berkirim pesan saja.
Cara mengaktifkan akun WhatsApp khusus anak-anak
Untuk mulai menggunakan akun khusus ini, orang tua memerlukan telepon yang sudah disiapkan untuk anak serta perangkat milik mereka sendiri agar bisa menautkan akun anak-orang tua.
Setelah disiapkan, akun ini kemudian akan dikontrol oleh orang tua atau wali yang bisa memutuskan siapa saja yang bisa menghubungi akun tersebut dan grup atau kanal mana saja yang bisa diikuti.
Baca Juga :

Selain itu, orang tua bisa meninjau permintaan pesan dari kontak tidak dikenal dan mengelola pengaturan privasi akun.
Saat ini, pengawasan dan pengaturan orang tua dibatasi oleh PIN orang tua pada perangkat yang dikelola. Ini artinya, hanya orang tua yang bisa mengakses dan mengubah pengaturan privasi, memastikan mereka mampu menyesuaikan pengalaman keluarga mereka.
Saat ini, WhatsApp masih meluncurkan akun khusus anak-anak ini secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan di hampir seluruh negara.
“Seiring dengan peluncuran bertahap akun yang dikelola orang tua dalam beberapa bulan ke depan, kami sangat menantikan masukan dari Anda sehingga kami bisa terus membangun WhatsApp untuk menyediakan cara yang aman dan paling privat bagi keluarga untuk terhubung,” tambahnya.
WhatsApp Luncurkan Akun Khusus Anak, Bisa Dipantau Orang Tua
