Penulis : Yevis Haritsyah, S.Hum., M.Hum
Batam, Jobuzo – Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda di era digital. Berbagai informasi, ilmu pengetahuan, hingga peluang pendidikan dan karier kini banyak tersedia dalam bahasa Inggris. Karena itu, penguasaan kosakata atau vocabulary dan kemampuan memahami bacaan atau reading comprehension menjadi bekal penting bagi siswa untuk mengakses informasi secara lebih luas.
Namun, sebagian siswa masih menganggap bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang sulit. Keterbatasan kosakata, rendahnya minat membaca, serta metode pembelajaran yang kurang interaktif kerap menjadi hambatan dalam proses belajar. Padahal, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran dapat membuat proses belajar menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi siswa.
Sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tim dosen Program Studi Sastra Inggris Universitas Putera Batam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Kristen Immanuel Batam. Kegiatan tersebut mengusung tema Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Wayground sebagai Upaya Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Siswa SMA.
Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi bahasa Inggris siswa melalui pembelajaran yang memadukan penguatan kosakata dan pemahaman bacaan dengan memanfaatkan platform pembelajaran digital interaktif.
PKM tersebut diketuai oleh Yevis Haritsyah, S.Hum., M.Hum., bersama tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Putera Batam. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan Wayground sebagai media pembelajaran utama. Platform ini dipilih karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif melalui kuis interaktif, latihan kosakata, soal pemahaman bacaan, serta evaluasi yang dapat diakses secara langsung.
Melalui sistem penilaian real time, siswa dapat mengetahui hasil belajar mereka secara instan. Hal ini juga membantu siswa memahami bagian-bagian yang masih perlu ditingkatkan dalam proses belajar bahasa Inggris.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya literasi bahasa Inggris di era global. Tim pengabdian juga menjelaskan peran penguasaan kosakata dalam meningkatkan kemampuan membaca. Selain itu, siswa diperkenalkan dengan berbagai strategi memahami teks berbahasa Inggris, seperti mengenali ide pokok, menemukan informasi penting, memahami makna kata berdasarkan konteks, serta menarik kesimpulan dari sebuah bacaan.
Setelah sesi pemaparan materi, siswa diajak mempraktikkan pembelajaran melalui Wayground. Berbagai kuis interaktif disusun untuk menguji penguasaan vocabulary, mulai dari mencocokkan arti kata, memilih penggunaan kata yang tepat dalam kalimat, hingga memahami kosakata berdasarkan konteks.
Selanjutnya, siswa mengerjakan latihan reading comprehension. Dalam sesi ini, mereka diminta membaca teks berbahasa Inggris, kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan isi bacaan. Melalui kombinasi aktivitas tersebut, siswa tidak hanya menambah perbendaharaan kata, tetapi juga belajar menerapkan kosakata untuk memahami teks secara lebih mendalam.
Suasana pembelajaran berlangsung antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi dengan teman, serta bersemangat menyelesaikan tantangan yang diberikan melalui Wayground. Nuansa pembelajaran yang dikemas seperti permainan edukatif membuat siswa lebih percaya diri dan termotivasi untuk memperoleh hasil terbaik.
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga dinilai mampu mengubah anggapan bahwa belajar bahasa Inggris adalah aktivitas yang membosankan. Melalui pendekatan yang lebih interaktif, siswa dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran di era digital.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi inovasi pembelajaran kepada para guru di SMA Kristen Immanuel Batam. Wayground dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media pembelajaran digital untuk menyusun kuis, evaluasi, maupun aktivitas kelas yang lebih interaktif.
Dengan adanya media pembelajaran tersebut, guru memiliki lebih banyak pilihan dalam menciptakan proses belajar yang menarik dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Universitas Putera Batam berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kerja sama tersebut juga menjadi langkah penting dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kegiatan pendampingan ini, siswa SMA Kristen Immanuel Batam diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, baik dalam penguasaan kosakata maupun pemahaman bacaan. Literasi bahasa Inggris yang baik tidak hanya membantu siswa meraih prestasi akademik, tetapi juga membuka lebih banyak peluang untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan berkompetisi di tingkat global.
Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para siswa selama kegiatan menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis teknologi dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Universitas Putera Batam berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya bersama mencetak generasi yang literat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Tingkatkan Literasi Bahasa Inggris Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Wayground di SMA Kristen Immanuel Batam