Jobuzo – Tanaman binahong (Anredera cordifolia) kini mulai tumbuh di halaman-halaman rumah warga Desa Nerekeh, Kabupaten Lingga. Tanaman yang dikenal sebagai apotek hidup ini diperkenalkan langsung oleh tim Dosen Pulang Kampung IPB University 2025 dalam kegiatan edukasi dan penanaman binahong selama dua hari, 22–23 Juli 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pelatihan pemanfaatan potensi lokal yang diusung IPB di Lingga. Bertempat di Desa Nerekeh, sosialisasi dan penanaman binahong diikuti oleh masyarakat setempat, para mahasiswa KKN STISIPOL Tanjungpinang, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga.
Dalam sesi penyampaian materi, Prof. Dr. Ir. Ervizal A.M. Zuhud, MS (Prof. Amzu), menyampaikan dengan penuh semangat tentang pentingnya tanaman binahong sebagai tanaman obat yang sangat potensial ditanam di pekarangan rumah.
“Binahong ini bisa digunakan untuk banyak hal — mulai dari mengobati luka, menurunkan tekanan darah, membantu pemulihan pascaoperasi, sampai mempercepat penyembuhan maag dan asam lambung,” ungkap Prof. Amzu di depan peserta pelatihan.
Warga sempat dibuat heran karena banyak yang baru pertama kali mendengar nama tanaman ini. Namun setelah mengetahui manfaatnya, mereka menunjukkan antusiasme tinggi untuk menanam binahong di lingkungan rumah masing-masing.

Keesokan harinya, dilakukan kegiatan penanaman bibit binahong secara simbolis. Hadir dalam penanaman tersebut Ibu Maratusholiha Nizar (Ketua TP PKK Lingga), dan Ibu Feby Sarianty Novrizal (Ketua Dekranasda Lingga). Keduanya turun langsung ke lokasi bersama warga, Kepala Desa Nerekeh, Camat Lingga, serta para dosen IPB.
“Kami mendukung penuh penanaman tanaman obat seperti binahong ini. Harapannya bisa menjadi alternatif pengobatan rumahan dan menambah pengetahuan warga tentang tanaman herbal,” ujar Ibu Maratusholiha Nizar.
Penanaman binahong ini bukan hanya simbolik, tapi juga langkah awal mewujudkan Desa Nerekeh sebagai desa mandiri tanaman obat. Program ini diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan berbasis alam sekitar.
Program Dosen Pulang Kampung IPB University tidak hanya menyentuh isu pangan dan ekonomi seperti gula sagu, tetapi juga memperkenalkan solusi sederhana namun berdampak seperti budidaya tanaman obat di pekarangan rumah. Inisiatif ini membuktikan bahwa inovasi tak selalu harus besar — bisa dimulai dari satu pot tanaman binahong di depan rumah.
Dosen Pulang Kampung IPB Ajak Warga Desa Nerekeh Menanam Binahong
