TASIKMALAYA, Jobuzo — Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Barat, Drs. H. Yod Mintaraga, MPA., melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 bersama keluarga besar Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang digelar di GOR Putera Cipondok, Kecamatan Sukaresik, tersebut dihadiri sekitar seratus anggota Pramuka dewasa yang terdiri atas kepala TK, SD, MI, SMP, hingga MTs selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan pembina gugus depan. Hadir pula unsur Majelis Pembimbing Ranting, pengawas TK dan SD, Ketua PGRI, Ketua PGM, serta jajaran pengurus Kwarran Pagerageung.
Ketua Kwartir Ranting Pagerageung, Ade Dedi, menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai membuka ruang dialog yang konstruktif antara wakil rakyat dengan insan pendidikan dan Gerakan Pramuka. Menurut dia, keterlibatan Pramuka dalam forum pengawasan pemerintahan menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap sarana penunjang kegiatan kepemudaan dan pendidikan dapat terus ditingkatkan, di antaranya melalui pembangunan bumi perkemahan yang representatif serta rehabilitasi GOR PGRI.
“Kami merasa bangga dan bersyukur karena Gerakan Pramuka diberi kesempatan untuk ikut menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait pembangunan daerah melalui agenda pengawasan pemerintahan Tahun Anggaran 2026. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Yod Mintaraga yang akrab disapa Kang Yod menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah. Menurut dia, pengawasan akan berjalan efektif apabila dilandasi masukan langsung dari masyarakat yang merasakan dampak kebijakan pemerintah.
“Fungsi pengawasan akan berjalan efektif jika mendengar langsung suara masyarakat. Gerakan Pramuka memiliki posisi penting karena berkiprah dalam pembinaan karakter generasi muda,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kang Yod memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi ruang lingkup kerja DPRD Jawa Barat, mulai dari pembangunan infrastruktur, tata ruang wilayah, hingga sektor pendidikan. Ia menegaskan, politik sejatinya harus menjadi sarana menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Berkiprah di dunia politik itu bisa menjadi ibadah ketika orientasinya untuk kemanfaatan masyarakat luas,” ujarnya.
Kang Yod dikenal aktif memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan infrastruktur. Salah satu bentuk dukungannya terhadap Gerakan Pramuka ialah mendorong pembangunan bumi perkemahan Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya di kawasan Karaha Kadipaten. Selain itu, ia juga tengah memperjuangkan pendirian SMA Negeri di Kecamatan Pagerageung guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Kang Yod turut menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penghapusan program Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi sekolah swasta yang dialihkan menjadi skema beasiswa langsung kepada siswa. Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang utuh agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Sering kali persoalan muncul bukan karena kebijakannya yang salah, tetapi karena informasi yang diterima masyarakat tidak utuh,” katanya.
Kang Yod juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah, termasuk pajak kendaraan bermotor, karena menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Jawa Barat. Dalam kegiatan itu hadir pula Dr. H. Ruswandy Purnomo Kelana dari Bappenda Jawa Barat yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya kepatuhan pajak kendaraan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai penutup, keluarga besar Pramuka Pagerageung menggelar nonton bareng laga pamungkas Persib Bandung yang sukses mencatatkan hattrick juara.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan serta berpihak pada kepentingan masyarakat. (Ade Dedi).
Kang Yod Libatkan Gerakan Pramuka dalam Pengawasan Pemerintahan Jabar 2026
