Jobuzo – Tim kerja bakti internasional ASEZ WAO mengambil langkah untuk melindungi lingkungan Bumi pada tanggal 3 bulan Agustus dengan melaksanakan kegiatan pembersihan yang bertema “Green Earth” di Jakarta. Sekitar 40 relawan, termasuk anggota ASEZ WAO, keluarga mereka, teman-teman, dan rekan kerja, menggunakan hari libur mereka untuk membersihkan lingkungan masyarakat setempat. ASEZ WAO adalah Tim Kerja Bakti Pemuda Pekerja Gereja Tuhan Asosiasi Misi Dunia (Kepala Pendeta Kim Joo-cheol, selanjutnya disebut Gereja Tuhan). Nama kelompok ASEZ WAO merupakan singkatan dari “Save the Earth from A to Z, We Are One Family” yang berarti: “Mari selamatkan dunia dari awal hingga akhir, sebagai satu keluarga.”

Pada hari itu, upaya penuh semangat dari para relawan muda yang membersihkan area di sekitar RW 07, dekat kantor kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, menarik perhatian masyarakat. Yang menarik, anggota ASEZ WAO dari Korea, yang sedang mengunjungi Jakarta dalam rangka program pertukaran budaya, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, menciptakan momen solidaritas lintas negara. Proyek “Green Earth” untuk perlindungan ekosistem darat merupakan kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan dengan membersihkan jalan-jalan kota dan taman, dan sedang dilaksanakan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Korea, Amerika Serikat, Kenya, Spanyol, Selandia Baru, dan berbagai negara lainnya.

Para relawan membersihkan jalan dengan mengumpulkan sampah rumah tangga yang telah menumpuk sejak lama di sepanjang 2 km kawasan Angke dengan melewati perjalanan gang-gang di dalamnya . Selama kegiatan yang berlangsung selama 2 jam, mereka berhasil mengumpulkan seberat 18 kantor besar sampah rumah tangga, termasuk kemasan makanan, gelas plastik sekali pakai, botol minuman, dan puntung rokok. Kantor Kelurahan Angke menyediakan kendaraan pengumpul sampah dan tenaga kerja sebagai bentuk dukungan mereka. Lurah setempat, Bapak Firmansyah, yang hadir langsung di lokasi, memberi tanda tangan dukungan dan menyampaikan rasa terima kasihnya dengan mengatakan, “Sangat baik.”
Seorang pengikut ASEZ WAO mengatakan, “Kami bekerja bersama pemuda Korea untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dengan berkomunikasi satu sama lain melampaui batas bahasa dan budaya,” dan menambahkan, “Kami berharap kegiatan para pemuda yang memiliki rasa tanggung jawab dan secara langsung membuat lingkungan masyarakat menjadi lebih nyaman ini dapat memberikan dampak positif bagi warga.”
Louis Christopher (Kebon Jeruk) mengatakan, “Saya bahagia karena dapat menyampaikan kasih Ibu Sorgawi melalui kerja bakti hari ini. Saya berharap melalui kerja bakti ini tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat .” Pemudi Heo Ga Hui dari Korea tersenyum cerah dan berkata “Melalui kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab global. Pembersihan hari ini akan berdampak untuk menjadikan masa depan yang lebih baik .”
Komitmen mereka terhadap lingkungan terus mendapatkan dorongan di seluruh dunia. ASEZ WAO melaksanakan berbagai inisiatif lingkungan di banyak negara, termasuk “Green Earth,” “Blue Ocean” (pembersihan sungai dan laut), dan “Mother’s Forest” (penanaman 8 miliar pohon). Sejalan dengan upaya global untuk menghilangkan polusi plastik, kampanye “Plastic-Free 2040” juga sedang dijalankan di seluruh dunia. Selain itu, melalui inisiatif “Green Workplace”—yang mendorong penghematan energi dan sumber daya di tempat kerja—para anggota aktif berpartisipasi dalam tantangan seperti membersihkan kotak masuk email, mematikan monitor komputer dan steker listrik. Di Indonesia, kelompok ini telah mengadakan kampanye kebersihan di berbagai daerah, termasuk Sungai Ulu di Jawa Barat dan Jalan Jaran Senjoyo di Jawa Tengah. Upaya ini berkontribusi dalam melindungi ekosistem yang terancam oleh pemanasan global dan polusi lingkungan.

Gereja Tuhan, yang menjadi dasar dari ASEZ WAO, didirikan di Korea pada tahun 1964 dan menyambut hari jadinya yang ke-61 tahun ini. Di 175 negara, termasuk Indonesia, sebanyak 3,92 juta jemaat di 7.800 wilayah percaya kepada ‘Tuhan Bapa’ dan ‘Tuhan Ibu’ sesuai dengan ajaran Alkitab. Sesuai dengan ajaran Alkitab untuk “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” mereka telah melaksanakan lebih dari 31.100 kegiatan kontribusi sosial seperti donor darah, membantu sesama, gerakan pembersihan lingkungan, dan bantuan bencana. Sebagai pengakuan atas upaya sukarela mereka yang tulus ikhlas, Gereja Tuhan telah menerima lebih dari 5.200 penghargaan dari banyak pemerintah dan organisasi di seluruh dunia.
Penghargaan tersebut mencakup Penghargaan Pelayanan Sukarela dari Presiden AS, Penghargaan Ratu untuk Pelayanan Sukarela dari Inggris, Penghargaan Presiden dari Tiga Pemerintah Korea, Medali Penghargaan Legislatif dari Brasil, dan Medali Kehormatan dari Kongres Republik Peru dan penghargaan lingkungan tertinggi.
Tim Kerja Bakti Pemuda Pekerja Gereja Tuhan Asosiasi Misi Dunia, Melakukan Kampanye Pembersihan “Green Earth”
