Jobuzo, Purwakarta – Pendidikan dasar di era digital menuntut kreativitas guru agar tidak hanya bergantung pada buku teks konvensional. Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus UPI di Purwakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, menggelar pendampingan bagi para guru di SD Negeri 1 Munjuljaya, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Program pengabdian ini mengusung strategi pembelajaran inovatif bernama STEMCology atau *STEM in Ecological Issues*. Strategi tersebut mengintegrasikan literasi sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan berbagai isu lingkungan.
Penerapan STEMCology juga diselaraskan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni Tatanen di Bale Atikan (TdBA), yang berfokus pada pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
Ketua Tim Pengabdian, Nenden Permas Hikmatunisa, M.Pd., M.A., menjelaskan bahwa SDN 1 Munjuljaya telah memiliki infrastruktur digital yang memadai, mulai dari akses internet berkecepatan tinggi hingga sejumlah perangkat laptop untuk mendukung pembelajaran berbasis digital.
Namun, menurut Nenden, para guru masih membutuhkan pendampingan dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran berbasis teknologi.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami menghadirkan inovasi pembelajaran STEMCology dengan memanfaatkan media Scratch untuk siswa sekolah dasar,” ujar Nenden.
Dalam kegiatan tersebut, Nenden terlebih dahulu memaparkan materi mengenai strategi STEMCology dan penggunaan Scratch dalam pembelajaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan workshop dan praktik langsung yang dipandu oleh anggota tim pengabdian, Fitri Nuraeni, M.Pd.
Para guru dibekali keterampilan menggunakan Scratch, yakni aplikasi pemrograman visual berbasis blok yang dapat digunakan untuk membuat animasi, permainan, dan media pembelajaran interaktif.

Proyek yang dikembangkan dalam pelatihan tersebut mengangkat nilai-nilai ekologis yang sejalan dengan visi SDN 1 Munjuljaya, yaitu CERIA, singkatan dari Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia.
Kepala SDN 1 Munjuljaya, Sakimin, menyambut baik pelaksanaan program pendampingan tersebut. Pihak sekolah berharap penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan literasi sains dan kemampuan penalaran ilmiah siswa.

Selain itu, pembelajaran tersebut diharapkan mampu menumbuhkan karakter siswa yang selaras dengan program Tatanen di Bale Atikan yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.
“Program pelatihan yang diberikan oleh para pemateri merupakan cara yang sangat inovatif. Keselarasan yang dibangun antara teknologi dan alam menjadi pendekatan baru untuk membentuk pemahaman intelektual atau kognitif sekaligus karakter atau afektif siswa,” ujar Sakimin.
Ia menambahkan, program tersebut turut mendukung pelaksanaan Tatanen di Bale Atikan yang menjadi salah satu program pendidikan unggulan di Kabupaten Purwakarta.
Sebagai hasil konkret dari kegiatan pengabdian, para guru berhasil membuat permainan sederhana berbasis Scratch. Mereka memperoleh pembekalan melalui pemaparan materi serta modul sederhana yang dirancang oleh tim PKM.
Sebanyak 23 guru berhasil menyelesaikan susunan kode berbasis blok hingga menghasilkan permainan sederhana. Para mahasiswa yang tergabung dalam tim PKM juga turut mendampingi guru selama proses perancangan dan pembuatan permainan tersebut.
Melalui kegiatan ini, tim PKM UPI berharap para guru mampu mengembangkan media pembelajaran digital secara mandiri, kreatif, dan kontekstual, khususnya media yang mengintegrasikan teknologi dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Tim PKM UPI Kenalkan STEMCology dan Scratch kepada Guru SDN 1 Munjuljaya