Jun 08, 2026
/
Faradilla A.
/
15 menit Dibaca
Mencari pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga berarti mencari sumber penghasilan yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan rutinitas sehari-hari. Untungnya, berkat internet dan berbagai platform online, kini ada lebih banyak peluang untuk menghasilkan uang dari rumah, baik dengan menawarkan jasa, menjual produk, maupun membangun bisnis yang bisa berkembang dalam jangka panjang.
Penghasilan yang bisa diperoleh setiap orang tentu berbeda-beda. Beberapa pekerjaan bisa mulai menghasilkan uang dalam waktu yang relatif cepat, sementara lainnya membutuhkan waktu lebih lama sampai berkembang. Namun, meski membutuhkan waktu, opsi kedua biasanya lebih fleksibel secara jangka panjang.
Karena itu, fokus utamanya bukan mencari pekerjaan dengan bayaran tertinggi; melainkan menemukan pekerjaan yang paling sesuai dengan waktu, kemampuan, dan tanggung jawab Anda dalam keluarga. Pekerjaan yang tepat akan lebih mudah dijalankan secara konsisten dan tidak membuat Anda kewalahan di tengah kesibukan mengurus rumah tangga.
Bagi banyak ibu rumah tangga, prosesnya biasanya dimulai dengan melihat waktu luang yang tersedia, memilih pekerjaan yang sesuai dengan rutinitas harian, lalu mengembangkannya secara bertahap. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus mengorbankan keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga.
1. Menjadi penulis atau editor freelance
Penulis freelance membantu bisnis membuat berbagai jenis konten, seperti artikel blog, copywriting website, email marketing, deskripsi produk, dan postingan media sosial. Sebagai freelancer, Anda bisa menentukan sendiri proyek yang ingin dikerjakan, jadwal kerja, dan jumlah klien yang ingin ditangani.

Platform freelance seperti Fastwork, Fiverr, dan Freelancer bisa membantu Anda menemukan klien yang membutuhkan jasa penulisan. Selain mempertemukan freelancer dengan klien, platform-platform ini juga biasanya menyediakan sistem pembayaran dan perlindungan transaksi.
Penulis freelance bisa memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp200.000 per jam. Tarifnya bisa bervariasi, mulai dari sekitar Rp150 per kata untuk pemula hingga lebih dari Rp1.000 per kata untuk yang sudah berpengalaman. Sementara itu, editor atau copyeditor biasanya mengenakan tarif sekitar Rp150.000 hingga Rp300.000).
Salah satu alasan pekerjaan ini populer di kalangan ibu rumah tangga adalah fleksibilitasnya. Anda bisa bekerja saat anak tidur siang, setelah mereka tidur di malam hari, atau di sela-sela waktu luang sepanjang hari.
Berikut cara memulainya:
- Buat akun di platform freelance yang sesuai.
- Siapkan portofolio berisi tiga hingga lima contoh tulisan.
- Pilih topik yang Anda kuasai atau sukai.
- Kirim proposal ke proyek yang sesuai dengan keahlian Anda.
- Berikan hasil kerja terbaik dan kumpulkan ulasan positif dari klien.
Naikkan tarif Anda setiap tiga hingga enam bulan seiring bertambahnya pengalaman dan ulasan positif yang Anda dapatkan.
Misalnya, ibu rumah tangga yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan bisa fokus membuat konten medis. Sementara itu, apabila tertarik dengan dunia parenting, Anda bisa menulis artikel seputar keluarga dan pengasuhan anak. Dengan memilih topik yang sudah dipahami, proses mencari dan mengerjakan proyek biasanya akan terasa lebih mudah.
2. Menjadi virtual assistant (VA)
Banyak pemilik bisnis dan profesional membutuhkan bantuan untuk mengelola tugas-tugas administratif, tapi tidak selalu memerlukan karyawan penuh waktu. Karena itu, permintaan terhadap profesi virtual assistant (VA) atau asisten virtual terus meningkat dan menjadi salah satu pekerjaan sampingan yang cukup fleksibel bagi ibu rumah tangga.
Pekerjaan ini bisa disesuaikan dengan jadwal harian Anda, baik saat anak sedang sekolah, tidur siang, maupun pada malam hari setelah aktivitas rumah tangga selesai.
Sebagai virtual assistant, Anda bisa membantu klien mengelola email, menjadwalkan pertemuan, mengatur perjalanan, menjawab pertanyaan pelanggan, mengelola data, hingga memposting konten ke media sosial.
Asisten administratif biasanya memperoleh bayaran sekitar Rp150.000/jam. Apabila Anda memiliki keahlian tambahan, seperti pembukuan atau pengelolaan media sosial, tarifnya bisa meningkat menjadi sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000 per jam.
Berikut cara memulainya:
- Gabung dengan platform freelancing seperti Belay, Time Etc, atau Fancy Hands.
- Selesaikan proses onboarding dan tes skill yang diperlukan.
- Temukan klien yang sesuai dengan jadwal dan kemampuan Anda.
- Mulai dari tugas-tugas sederhana, seperti mengelola email atau penjadwalan.
- Tambahkan layanan lain seiring bertambahnya pengalaman.
Untuk menjalankan pekerjaan ini, Anda memerlukan komputer, koneksi internet, dan pemahaman dasar tentang tool seperti Google Workspace, Microsoft Office, atau Asana.
Bagi ibu rumah tangga yang pernah bekerja di bidang administrasi atau layanan pelanggan, pekerjaan ini biasanya lebih mudah dipelajari. Sebab, sebagian besar keterampilan yang dibutuhkan, seperti mengatur jadwal, berkomunikasi secara profesional, dan mengelola banyak tugas sekaligus, kemungkinan sudah pernah digunakan sebelumnya.
3. Menjadi tutor atau pengajar online
Menjadi tutor online berarti Anda mengajar mata pelajaran, bahasa, atau skill tertentu melalui video call. Platform seperti Snapask, Skillacademy, atau Preply bisa membantu Anda menemukan siswa dan mengelola pembayaran, meski biasanya platform tersebut akan mengambil sebagian komisi dari penghasilan Anda.

Tutor biasanya memperoleh penghasilan sekitar Rp100.000/jam. Untuk tingkat sekolah dasar dan menengah, tarifnya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp200.000/jam. Sementara itu, untuk mata pelajaran yang lebih spesifik atau tingkat perguruan tinggi, tarifnya bisa mencapai Rp300.000/jam atau lebih.
Sebagian besar sesi berlangsung selama 30 hingga 60 menit sehingga Anda tidak perlu menyediakan waktu yang terlalu panjang dalam satu kali pertemuan. Anda juga bisa menentukan sendiri jadwal yang tersedia dan menerima siswa sesuai dengan waktu yang benar-benar bisa Anda luangkan.
Berikut cara memulainya:
- Pilih apakah ingin mengajar melalui platform atau membuka les secara mandiri.
- Buat profil yang menjelaskan mata pelajaran atau keterampilan yang Anda ajarkan.
- Tentukan jadwal dan tarif per jam.
- Terima permintaan sesi yang sesuai dengan ketersediaan waktu Anda.
- Kumpulkan ulasan positif untuk menarik lebih banyak siswa. ulasan untuk menarik lebih banyak siswa.
Untuk mengajar bahasa Inggris, beberapa platform biasanya mensyaratkan gelar sarjana dan sertifikasi TEFL. Sementara itu, untuk les akademik, sebagian platform hanya meminta bukti penguasaan materi dan kemampuan menjelaskan konsep dengan baik.
Bagi ibu rumah tangga yang memiliki latar belakang pendidikan atau penguasaan materi pelajaran tertentu, pekerjaan ini bisa menyesuaikan dengan jadwal keluarga secara alami. Anda bisa mengajar saat anak sedang sekolah, tidur siang, atau pada malam hari ketika pasangan sudah berada di rumah.
Apabila ingin mengembangkan layanan les menjadi sumber penghasilan jangka panjang, Anda juga bisa mempelajari cara memulai bisnis les online agar lebih mudah menentukan harga dan mengembangkan layanan di kemudian hari.
4. Menjadi bookkeeper atau penyedia jasa pembukuan
Banyak bisnis kecil hanya membutuhkan bantuan pembukuan selama beberapa jam setiap bulan. Karena itu, banyak pemilik usaha memilih menggunakan jasa bookkeeper freelance daripada merekrut karyawan tetap.
Tugas yang biasanya dikerjakan meliputi mencatat transaksi, mencocokkan rekening bank, melacak pengeluaran, dan mengelola dokumen keuangan. Semua pekerjaan tersebut bisa dilakukan dari rumah menggunakan software seperti QuickBooks, Xero, atau FreshBooks.

Bookkeeper freelance biasanya memperoleh penghasilan sekitar Rp400.000 hingga Rp1.000.000 per jam, tergantung pengalaman dan jenis klien yang ditangani. Saat baru memulai, banyak freelancer memasang tarif yang lebih rendah sambil membangun skill dan mengumpulkan testimoni. Setelah memiliki pengalaman dan beberapa klien tetap, tarif biasanya bisa dinaikkan secara bertahap.
Selain dibayar per jam, banyak bookkeeper juga menggunakan sistem retainer bulanan. Dengan sistem ini, klien membayar biaya tetap setiap bulan untuk layanan yang diberikan secara berkelanjutan, sehingga penghasilan menjadi lebih stabil dan mudah diprediksi.
Berikut cara memulainya:
- Pelajari dasar-dasar software seperti QuickBooks, Xero, atau FreshBooks.
- Cari klien pertama melalui relasi, komunitas bisnis, atau LinkedIn.
- Mulailah dengan satu hingga tiga klien untuk menambah pengalaman.
- Kumpulkan testimoni dan rekomendasi dari klien.
- Tingkatkan layanan dan tarif secara bertahap.i.
Bagi ibu rumah tangga yang menyukai pekerjaan yang rapi dan terstruktur, pembukuan bisa menjadi pilihan yang menarik. Sebagian besar pekerjaan dilakukan secara mandiri dan bisa disesuaikan dengan jadwal harian, sehingga cocok dikerjakan saat anak sedang sekolah atau tidur siang.
Banyak bisnis ingin aktif di media sosial, tapi tidak memiliki cukup waktu untuk membuat konten dan berinteraksi dengan audiens setiap hari. Karena itu, kebutuhan akan social media manager terus meningkat dan menjadi salah satu pekerjaan sampingan yang cukup fleksibel untuk ibu rumah tangga.
Sebagai social media manager, Anda bertugas membuat konten, menjadwalkan postingan menggunakan tool seperti Buffer atau Hootsuite, serta memantau komentar dan pesan dari audiens.

Penghasilan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari sekitar Rp100.000 hingga lebih dari Rp300.000/jam, tergantung pengalaman dan layanan yang diberikan. Selain sistem per jam, banyak social media manager juga menggunakan sistem retainer bulanan. Nilainya bisa berkisar dari beberapa juta rupiah untuk pengelolaan dasar hingga puluhan juta rupiah untuk layanan yang lebih lengkap, termasuk strategi konten, analisis performa, dan pengelolaan komunitas.
Mengelola satu klien biasanya membutuhkan sekitar 10 hingga 15 jam kerja per bulan. Sebagian besar waktu digunakan untuk membuat dan menjadwalkan konten, sementara sisanya digunakan untuk memantau interaksi dan membalas komentar atau pesan.
Berikut cara memulainya:
- Buat akun gratis di tool seperti Buffer, Hootsuite, atau Later.
- Tawarkan bantuan mengelola media sosial untuk bisnis lokal atau organisasi nonprofit.
- Bangun portofolio yang menunjukkan kualitas konten dan engagement yang berhasil diperoleh.
- Tentukan tarif per jam atau biaya retainer bulanan.
- Buat konten secara konsisten dan pantau hasilnya.
Bagi ibu rumah tangga yang sudah terbiasa menggunakan media sosial, pekerjaan ini relatif mudah untuk dipelajari. Modal yang dibutuhkan juga cukup sederhana, yaitu komputer, koneksi internet, dan tool penjadwalan media sosial untuk membantu mengelola konten secara lebih efisien.
6. Menyediakan layanan entri data
Pekerjaan entri data melibatkan proses memindahkan informasi dari satu format ke format lain, misalnya menyalin data dari dokumen ke spreadsheet, memperbarui database, atau memasukkan hasil survei ke dalam sistem.
Untuk pekerjaan entri data, Anda biasanya memperoleh bayaran sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000/jam, tergantung pengalaman dan jenis proyek yang dikerjakan.
Salah satu keunggulan pekerjaan ini adalah fleksibilitasnya. Anda bisa mengerjakannya dalam sesi singkat selama 15 hingga 30 menit saat memiliki waktu luang. Selain itu, pekerjaan entri data biasanya tidak membutuhkan banyak komunikasi dengan klien. Anda cukup menerima tugas, menyelesaikannya sesuai instruksi, lalu mengirimkan hasilnya sebelum tenggat waktu. Karena itu, pekerjaan ini cukup cocok bagi ibu rumah tangga yang memiliki jadwal harian yang tidak menentu atau masih harus mengurus anak kecil.
Berikut cara memulainya:
- Buat akun di platform seperti Clickworker atau Axion Data Services.
- Selesaikan tes keterampilan dan tes latihan yang tersedia.
- Ambil proyek yang sesuai dengan jadwal dan kemampuan Anda.
- Tingkatkan akurasi dan kecepatan kerja secara bertahap.
- Cari klien langsung untuk mendapatkan bayaran yang lebih tinggi. kontrak langsung agar bayaran lebih tinggi.
Klien langsung biasanya memberikan bayaran yang lebih besar dibandingkan platform freelance karena Anda tidak perlu membayar biaya komisi dan bisa menegosiasikan tarif sendiri.
7. Menyediakan jasa transkrip
Transkripsi adalah pekerjaan mendengarkan rekaman audio lalu menuliskan seluruh percakapan atau informasi yang ada di dalamnya. Materi yang ditranskripsikan bisa berupa podcast, rapat bisnis, wawancara, dokumen hukum, hingga rekam medis.

Besarnya penghasilan tergantung pada jenis transkripsi yang dikerjakan dan tingkat pengalaman Anda. Secara umum, pekerjaan ini bisa menghasilkan sekitar Rp100.000 hingga Rp300.000/jam. Untuk bidang yang lebih spesifik, seperti transkripsi medis atau hukum, tarifnya biasanya lebih tinggi.
Tarif tiap platform juga berbeda-beda, tergantung pada kualitas audio dan waktu penyelesaiannya. Misalnya, Rev.com membayar sekitar US$0,30 hingga US$1,10 per menit audio (sekitar Rp5.700 hingga Rp20.900), TranscribeMe membayar sekitar US$15 per jam audio (sekitar Rp285.000), dan GoTranscript membayar sekitar US$0,60 per menit audio (sekitar Rp11.400). Untuk bidang yang lebih spesifik, seperti transkripsi medis atau hukum, tarifnya biasanya lebih tinggi.
Berikut cara memulainya:
- Latih kecepatan dan akurasi mengetik.
- Buat akun di platform seperti Rev, TranscribeMe, atau GoTranscript.
- Selesaikan pelatihan dan tes yang diwajibkan platform.
- Ambil file audio yang sesuai dengan tingkat kemampuan Anda.
- Tingkatkan kecepatan dan akurasi agar penghasilan bisa bertambah.
Bagi ibu rumah tangga, pekerjaan ini biasanya lebih nyaman dikerjakan saat suasana rumah sedang tenang, misalnya ketika anak tidur siang atau setelah mereka tidur pada malam hari. Sebab, Anda perlu fokus mendengarkan dan menuliskan isi audio dengan akurat tanpa banyak gangguan.
8. Menjual produk handmade secara online
Kalau Anda memiliki hobi membuat kerajinan, pekerjaan ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menarik. Produk handmade yang dijual bisa berupa perhiasan, lilin aromaterapi, sabun, rajutan, kerajinan kayu, karya seni, pakaian anak, atau dekorasi rumah.

Setiap platform memiliki biaya penjualan yang berbeda-beda. Misalnya, Etsy mengenakan biaya untuk setiap produk yang dipasang, ditambah biaya transaksi dan pemrosesan pembayaran. Karena itu, sebelum menentukan harga jual, pastikan Anda sudah memperhitungkan seluruh biaya yang akan dikeluarkan.
Saat menentukan harga, jangan hanya menghitung biaya bahan baku. Anda juga perlu memperhitungkan waktu pengerjaan, biaya kemasan, biaya pengiriman, serta biaya platform yang digunakan. Banyak penjual handmade menetapkan harga sekitar tiga hingga empat kali lipat dari biaya material untuk menjaga margin keuntungan.
Berikut cara memulainya:
- Siapkan 10 hingga 20 produk untuk dijual.
- Foto produk dengan pencahayaan yang baik.
- Buat akun penjual di platform pilihan Anda.
- Tulis deskripsi produk yang lengkap dan jelas.
- Kirim pesanan tepat waktu dan kumpulkan ulasan dari pembeli.
Modal awal yang dibutuhkan tentu berbeda-beda tergantung jenis produk yang dibuat. Misalnya, usaha sabun handmade biasanya membutuhkan modal sekitar Rp300.000 hingga Rp2.000.000. Sementara itu, produk seperti kerajinan kayu biasanya membutuhkan modal yang lebih besar karena memerlukan peralatan khusus.
Bagi ibu rumah tangga yang ingin menjalankan usaha handmade dari rumah, sebaiknya siapkan area kerja khusus dan jadwal produksi yang teratur. Dengan begitu, proses pembuatan produk tidak mengganggu aktivitas sehari-hari dan tetap bisa berjalan secara konsisten.
9. Menjual produk digital secara online
Produk digital adalah produk yang bisa didownload dan langsung digunakan pelanggan, seperti planner yang bisa dicetak, template, dekorasi pesta, wall art, worksheet, ebook, atau preset.

Salah satu keunggulan produk digital adalah Anda hanya perlu membuatnya satu kali, lalu menjualnya berulang kali tanpa biaya produksi tambahan. Produk printable biasanya dijual dengan harga sekitar Rp30.000 hingga Rp200.000, template sekitar Rp80.000 hingga Rp500.000, dan ebook sekitar Rp80.000 hingga Rp850.000.
Platform seperti Gumroad dan Etsy biasanya mengenakan biaya transaksi untuk setiap penjualan. Sementara itu, Amazon KDP memungkinkan Anda menjual ebook dan memperoleh royalti dari setiap pembelian yang terjadi.
Berikut cara memulainya:
- Pilih jenis produk yang sesuai dengan keahlian Anda.
- Buat produk pertama menggunakan Canva atau tool serupa.
- Buka toko di platform seperti Etsy, Gumroad, atau Amazon KDP.
- Upload file dan tulis deskripsi produk yang lengkap.
- Promosikan produk melalui media sosial atau Pinterest.
Untuk membuat produk digital, Anda biasanya memerlukan tool seperti Canva, Adobe Creative Suite, atau Microsoft Office. Kalau masih pemula, gunakan versi gratis terlebih dahulu, lalu upgrade saat kebutuhan Anda bertambah.
Keuntungan utama produk digital adalah fleksibilitasnya. Anda bisa membuat produk kapan saja saat memiliki waktu luang, lalu terus menjualnya tanpa perlu membuat ulang produk yang sama. Namun, perlu diingat bahwa pekerjaan ini tetap membutuhkan waktu di awal untuk membuat produk dan memasarkan produk tersebut agar penjualannya terus berjalan.
Apabila membutuhkan panduan tentang pembuatan produk dan pemasarannya, simak artikel kami tentang cara jualan produk digital yang dilengkapi strategi terperinci.
10. Menyediakan layanan babysitting
Membuka jasa babysitter atau pengasuhan anak di rumah bisa menjadi cara untuk memperoleh penghasilan sambil tetap mengurus anak sendiri. Anda akan merawat anak dari keluarga lain di rumah dengan jadwal yang sudah disepakati bersama orang tua mereka.
Penyedia daycare rumahan biasanya menetapkan biaya bulanan untuk setiap anak yang diasuh. Tarif umumnya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp3.000.000/anak/bulan, tergantung pada lokasi, usia anak, jam pengasuhan, dan layanan yang diberikan. Apabila Anda mengasuh beberapa anak sekaligus, penghasilan bulanannya bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Berikut cara memulainya:
- Cari tahu persyaratan perizinan yang berlaku di wilayah Anda.
- Lengkapi pemeriksaan latar belakang atau persyaratan administrasi yang diperlukan.
- Ikuti pelatihan pertolongan pertama dan CPR jika dibutuhkan.
- Promosikan layanan kepada keluarga di sekitar tempat tinggal Anda.
- Mulailah dengan satu atau dua anak sebelum menerima lebih banyak anak..
Peraturan mengenai daycare rumahan berbeda-beda di setiap negara dan wilayah. Karena itu, pastikan Anda memahami aturan yang berlaku sebelum mulai menerima anak asuh.
Keuntungan utama pekerjaan ini adalah Anda bisa memperoleh penghasilan sambil tetap bersama anak sendiri. Namun, mengasuh beberapa anak sekaligus membutuhkan kesabaran, energi, dan kemampuan mengatur aktivitas sehari-hari dengan baik.
11. Menyediakan jasa perawatan hewan peliharaan
Kalau Anda menyukai hewan, layanan perawatan hewan peliharaan bisa menjadi pekerjaan sampingan yang menarik. Pekerjaan ini bisa berupa menjaga hewan saat pemiliknya bepergian, menerima penitipan hewan di rumah, atau mengajak anjing berjalan-jalan sesuai jadwal yang disepakati.

Platform seperti PetBacker bisa membantu Anda menemukan pelanggan dan mengelola pembayaran, meski biasanya platform tersebut akan mengambil sebagian komisi dari penghasilan Anda. Bayaran yang diperoleh bervariasi tergantung jenis layanan yang diberikan. Penitipan hewan semalaman biasanya memiliki tarif yang lebih tinggi dibandingkan kunjungan singkat atau jasa mengajak anjing berjalan-jalan.
Berikut cara memulainya:
- Buat profil di platform seperti PetBacker atau tawarkan jasa melalui Facebook Marketplace.
- Selesaikan proses verifikasi dan pemeriksaan yang diperlukan.
- Tentukan jadwal dan tarif layanan Anda.
- Terima booking yang sesuai dengan waktu yang tersedia.
- Kumpulkan ulasan positif untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Selain melalui platform, Anda juga bisa menawarkan jasa secara mandiri kepada tetangga atau komunitas di sekitar tempat tinggal. Banyak pet sitter memulai dari platform untuk mengumpulkan ulasan, lalu beralih ke klien langsung agar tidak perlu membayar komisi.
Bagi ibu rumah tangga, pekerjaan ini cukup fleksibel karena kunjungan singkat atau sesi jalan-jalan biasanya bisa disesuaikan dengan jadwal antar-jemput anak sekolah. Bahkan, untuk layanan penitipan tertentu, hewan peliharaan juga bisa dirawat langsung di rumah bersama keluarga Anda apabila pemiliknya menyetujui.
12. Membuat blog dan memposting artikel
Blog bisa menjadi sumber penghasilan dengan menerbitkan artikel yang menarik traffic dari mesin pencari, lalu dimonetisasi melalui iklan, affiliate marketing, konten sponsor, atau penjualan produk.
Survei Productive Blogging tahun 2025 menunjukkan bahwa rata-rata blogger membutuhkan waktu sekitar 12 bulan untuk mendapatkan penghasilan pertama. Sekitar 30% blogger mulai menghasilkan uang dalam waktu 6 bulan. Setelah 12 hingga 18 bulan, blog yang sudah berkembang bisa menghasilkan sekitar Rp4.500.000 hingga Rp15.000.000 per bulan atau lebih.

Berikut cara memulainya:
- Pilih paket web hosting dan daftarkan nama domain.
- Instal WordPress atau buat website menggunakan website builder.
- Pilih topik yang Anda pahami atau sukai.
- Publikasikan satu hingga empat artikel setiap minggu.
- Daftar ke jaringan iklan setelah traffic website memenuhi syarat.
Setiap artikel biasanya membutuhkan waktu dua hingga delapan jam untuk riset, penulisan, editing, dan optimasi. Anda bisa menulis saat anak tidur siang lalu menjadwalkan publikasinya untuk nanti. Beberapa topik yang populer di kalangan blogger antara lain parenting, pengelolaan keuangan, perencanaan menu, homeschooling, dan strategi bekerja dari rumah.
Apabila ingin mempelajari prosesnya secara lebih lengkap, simak panduan kami tentang cara membuat blog yang membahas seluruh langkahnya secara lebih mendetail.

13. Membuat konten di YouTube
YouTube memungkinkan Anda memperoleh penghasilan dari iklan yang ditampilkan di video.
Besarnya penghasilan bisa berbeda-beda tergantung jenis konten yang dibuat. Channel bertema keuangan dan pendidikan biasanya memiliki tarif iklan yang lebih tinggi dibandingkan channel lifestyle atau parenting. Sebagai gambaran, channel dengan 100.000 tayangan per bulan bisa menghasilkan sekitar Rp5.000.000 hingga Rp85.000.000 per bulan, tergantung niche dan interaksi penontonnya.
Berikut cara memulainya:
- Buat channel YouTube dengan foto profil, banner, dan deskripsi yang jelas.
- Rencanakan konten berdasarkan topik yang Anda kuasai.
- Rekam video menggunakan smartphone atau kamera.
- Edit video menggunakan tool seperti DaVinci Resolve atau iMovie.
- Upload satu hingga tiga video setiap minggu.
Setiap video biasanya membutuhkan waktu sekitar empat hingga 12 jam untuk proses perencanaan, perekaman, editing, dan optimasi. Untuk memulainya, Anda cukup menggunakan smartphone, software editing, dan mikrofon sederhana.
Setelah channel mencapai 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang dalam 12 bulan, atau 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari, Anda bisa bergabung dengan YouTube Partner Program untuk memperoleh penghasilan dari iklan.
Anda bisa membuat konten dari aktivitas yang memang sudah dilakukan sehari-hari, seperti rutinitas harian, tips mengatur rumah, mengelola keuangan keluarga, atau aktivitas bersama anak.
14. Menjadi reseller atau menjual produk thrift online
Menjadi reseller berarti Anda membeli barang dengan harga yang lebih murah, lalu menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan. Anda bisa menjualnya melalui marketplace seperti Facebook Marketplace, OLX, atau Carousell.

Setiap platform memiliki biaya yang berbeda-beda. Misalnya, Facebook Marketplace tidak mengenakan biaya untuk transaksi lokal, sementara platform lain biasanya mengenakan biaya transaksi atau komisi dari setiap penjualan.
Cara paling mudah untuk memulai jasa ini adalah dengan menjual barang yang sudah ada di rumah. Misalnya, pakaian anak yang sudah tidak terpakai, buku yang sudah selesai dibaca, atau barang rumah tangga yang masih layak pakai. Dengan cara ini, Anda bisa memperoleh keuntungan tanpa perlu mengeluarkan modal tambahan untuk membeli stok barang.
Setelah memahami proses penjualannya, Anda bisa mulai mencari stok dari toko barang bekas, bazar, atau sumber lain dengan harga yang lebih rendah. Banyak reseller menargetkan keuntungan sekitar tiga hingga lima kali lipat dari harga beli.
Berikut cara memulainya:
- Foto produk dengan pencahayaan yang baik dan latar belakang yang bersih.
- Tulis deskripsi yang lengkap, termasuk ukuran, kondisi, dan merek.
- Pasang produk di marketplace pilihan Anda dengan harga yang kompetitif.
- Kirim pesanan dengan cepat dan kumpulkan ulasan dari pembeli.
- Gunakan kembali keuntungan yang diperoleh untuk membeli stok berikutnya.
Waktu yang dibutuhkan akan bergantung pada jumlah barang yang dijual. Mulai dari memotret produk, membuat listing, menjawab pertanyaan pelanggan, hingga mengemas pesanan, semuanya membutuhkan waktu tersendiri. Selain itu, Anda juga perlu menyediakan ruang untuk menyimpan stok barang.
15. Membuat kue atau memasak dari rumah
Bisnis makanan rumahan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan dengan menjual kue, makanan siap saji, atau produk makanan khusus untuk pelanggan di sekitar Anda. Contohnya bisa berupa kue sesuai pesanan, katering rumahan, kue kering untuk hari raya, atau makanan untuk kebutuhan diet tertentu.
Berikut cara memulainya:
- Pelajari peraturan dan persyaratan keamanan pangan yang berlaku di wilayah Anda.
- Urus izin atau sertifikasi yang diperlukan.
- Buat beberapa produk sebagai contoh.
- Promosikan produk melalui media sosial atau komunitas lokal.
- Layani pesanan dan kumpulkan testimoni pelanggan.
Perlu diketahui bahwa aturan bisnis makanan rumahan berbeda-beda di setiap daerah. Beberapa jenis makanan mungkin memerlukan izin tambahan, terutama jika menggunakan bahan yang lebih berisiko atau diproduksi dalam skala besar.
Saat menentukan harga, pastikan Anda memperhitungkan biaya bahan baku, kemasan, dan waktu produksi. Banyak pelaku usaha makanan menetapkan harga sekitar tiga hingga empat kali lipat dari biaya bahan untuk menjaga keuntungan tetap sehat.
Pekerjaan ini cukup fleksibel karena Anda bisa menyesuaikan jadwal produksi dengan rutinitas keluarga. Namun, Anda tetap perlu mempertimbangkan tenaga yang dibutuhkan, ketersediaan ruang dapur, dan pengelolaan stok bahan makanan.
Apabila ingin mempelajari caranya lebih lanjut, simak panduan kami tentang cara menjual makanan secara online.
Tips menjalankan pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga
Berbagai pekerjaan sampingan di atas bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan. Namun, agar bisa dijalankan secara konsisten dan tidak mengganggu kehidupan keluarga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Apabila Anda masih ingin mencari ide lainnya, simak artikel kami untuk menemukan rekomendasi ide usaha sampingan yang bisa dikerjakan secara fleksibel dari rumah.
Cari tahu skill dan sumber daya yang Anda miliki
Sebelum memulai, coba identifikasi keterampilan, pengalaman, dan sumber daya yang sudah Anda miliki. Dengan begitu, Anda bisa memilih pekerjaan yang lebih mudah dijalankan tanpa harus mempelajari terlalu banyak hal baru. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
- Catat pekerjaan atau tugas yang sering diminta orang lain untuk Anda bantu. Misalnya, ibu rumah tangga yang pernah bekerja di bidang layanan pelanggan biasanya sudah memiliki kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk menjadi virtual assistant. Sementara itu, mereka yang terbiasa mengatur keuangan rumah tangga umumnya sudah memahami dasar-dasar pembukuan.
- Periksa perangkat dan tool yang Anda miliki, seperti laptop, tablet, koneksi internet, atau software tertentu yang bisa mendukung pekerjaan.
- Mulai dari pekerjaan yang paling sesuai dengan kemampuan yang sudah Anda kuasai. Misalnya, apabila Anda sudah aktif menggunakan media sosial setiap hari, pekerjaan sebagai social media manager biasanya lebih mudah dipelajari.
- Pilih pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian Anda. Kalau senang berinteraksi dengan orang lain, menjadi tutor atau virtual assistant bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, kalau lebih nyaman bekerja sendiri, transkripsi, blogging, atau pembuatan konten mungkin lebih cocok.
Sesuaikan pekerjaan dengan tanggung jawab keluarga
Salah satu tantangan terbesar bagi ibu rumah tangga adalah membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Karena itu, penting untuk membuat jadwal yang realistis agar tidak mudah kelelahan. Beberapa tips yang bisa dicoba antara lain:
- Bekerjalah saat anak-anak sedang sibuk, misalnya saat jam sekolah, waktu tidur siang, pagi-pagi sekali, atau malam hari setelah mereka tidur.
- Gunakan metode time blocking dengan menetapkan jam tertentu untuk bekerja, misalnya pukul 09.00 hingga 11.00 saat sekolah berlangsung, lalu kembali bersama keluarga. Bekerja 15 jam per minggu dengan fokus penuh memberikan hasil yang lebih baik daripada memaksakan 30 jam saat sudah kelelahan.
- Tetapkan batasan yang jelas. Berikan batasan yang jelas dengan anggota keluarga agar mereka tahu kapan Anda sedang bekerja.
- Pilih pekerjaan yang sesuai dengan kondisi rumah tangga saat ini. Misalnya, produk digital bisa dikerjakan secara bertahap, sedangkan pekerjaan yang melibatkan panggilan dengan klien membutuhkan waktu khusus tanpa gangguan.
Mulai dari skala kecil dulu
Sebelum menginvestasikan terlalu banyak waktu atau modal, sebaiknya uji terlebih dahulu apakah pekerjaan tersebut benar-benar cocok untuk Anda. Sebagai contoh:
- Validasi permintaan sejak awal. Buat satu atau dua produk terlebih dahulu, lalu uji responsnya sebelum membuat 20 produk. Mulailah dengan satu klien sebelum menerima lima klien sekaligus.
- Pantau performa secara real-time dengan menghitung tarif per jam Anda. Bandingkan hasil dengan tujuan, bukan dengan apa yang semula Anda harapkan.
- Kalau cara ini berhasil, tingkatkan skalanya secara perlahan. Evaluasi hasilnya setelah beberapa minggu dan lihat apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan target yang Anda inginkan.
Hindari penipuan dan peluang yang mencurigakan
Saat mencari pekerjaan online, Anda juga perlu berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan peluang kerja. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Meminta pembayaran di awal untuk pelatihan, pendaftaran, atau paket kerja.
- Menjanjikan penghasilan yang sangat besar tanpa menjelaskan pekerjaan yang harus dilakukan.
- Menggunakan kata-kata mendesak seperti “kuota terbatas” atau “harus bergabung hari ini”.
- Tidak memiliki website resmi atau informasi kontak yang jelas.
Sebelum bergabung dengan platform atau menerima pekerjaan tertentu, luangkan waktu untuk mencari ulasan di Google Maps atau forum online lainnya. Langkah sederhana ini bisa membantu Anda menghindari banyak risiko.
Cara membangun penghasilan jangka panjang untuk ibu rumah tangga
Membangun penghasilan jangka panjang dari rumah membutuhkan perubahan cara berpikir, dari sekadar menukar waktu dengan uang menjadi menciptakan aset yang bisa terus menghasilkan pendapatan.
Di awal, Anda mungkin memperoleh penghasilan dari pekerjaan berbasis jasa seperti virtual assistant, penulis freelance, tutor online, atau social media manager. Namun, seiring bertambahnya pengalaman, cobalah mengidentifikasi bagian pekerjaan yang bisa dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan.
Sebagai contoh, penulis freelance bisa membuat kursus online atau ebook berdasarkan keahliannya. Social media manager bisa menjual template media sosial yang bisa digunakan berulang kali oleh klien. Sementara itu, blogger bisa memperoleh penghasilan tambahan dari affiliate marketing, iklan, atau produk digital.
Karena itu, fokuslah membangun satu sumber penghasilan terlebih dahulu sampai stabil. Setelah memiliki pemasukan yang konsisten, Anda bisa mulai menambahkan sumber penghasilan lain yang saling mendukung.
Selain itu, pertimbangkan untuk menginvestasikan kembali sebagian penghasilan Anda untuk meningkatkan keterampilan atau membeli tool yang bisa membantu pekerjaan menjadi lebih efisien. Dengan cara ini, Anda bisa meningkatkan kapasitas kerja tanpa harus menambah jam kerja secara signifikan.
Banyak ibu rumah tangga memulai dari pekerjaan berbasis jasa, seperti virtual assistant atau penulis freelance, lalu mengembangkan sumber penghasilan lain seperti blog, affiliate marketing, atau produk digital setelah pendapatannya mulai konsisten.
Apabila ingin membangun penghasilan yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang, simak panduan kami tentang cara memulai bisnis online yang membahas langkah-langkahnya secara lebih lengkap.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai
standar dan komitmen editorial Hostinger.
10 ide pekerjaan sampingan untuk ibu rumah tangga yang bisa dilakukan dari rumah