CIREBON – Antusiasme masyarakat terhadap program Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMAN 2 Cirebon terus meningkat. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Dari total 755 calon siswa yang mendaftar, hanya 384 siswa yang dinyatakan lolos dan resmi diterima sebagai peserta didik Sekolah Maung. Pengumuman hasil seleksi tersebut disampaikan pada Senin (8/6/2026).
Ketua Panitia SPMB Sekolah Maung, Deddy Setiawan, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program pendidikan unggulan tersebut semakin dipercaya sebagai salah satu pilihan terbaik bagi siswa berprestasi di Kota dan Kabupaten Cirebon.
“Jumlah pendaftarnya mencapai 755 siswa. Sementara kuota yang tersedia sebanyak 384 siswa yang nantinya terbagi ke dalam beberapa rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing kelas sebanyak 32 siswa,” ujarnya.
Menurut Deddy, dalam proses seleksi terdapat satu jalur yang tidak terpenuhi secara maksimal, yakni jalur akademik khusus prestasi kejuaraan. Dari kuota yang tersedia, hanya 24 siswa yang memenuhi syarat untuk diterima melalui jalur tersebut.
Akibatnya, sisa kuota dari jalur prestasi kemudian dialihkan ke jalur nilai rapor agar seluruh kuota penerimaan dapat terisi sesuai kebutuhan.
“Pada jalur akademik khusus kejuaraan ternyata hanya 24 siswa yang memenuhi kriteria. Karena masih ada kuota kosong, maka kekurangannya dialihkan ke jalur nilai rapor sebanyak 53 siswa,” jelasnya.
Deddy mengimbau kepada para siswa yang belum berhasil lolos dalam seleksi Sekolah Maung agar tidak berkecil hati dan segera melanjutkan proses pendaftaran ke sekolah reguler yang masih membuka kesempatan melalui jalur SPMB.
Menurutnya, para calon peserta didik dan orang tua perlu memanfaatkan waktu yang tersedia karena batas akhir pendaftaran sekolah reguler ditetapkan hingga pukul 23.59 WIB pada hari yang sama.
“Kami menyarankan siswa yang belum diterima untuk segera mendaftar ke sekolah reguler melalui jalur SPMB. Jangan menunda karena batas waktunya sampai malam ini pukul 23.59 WIB,” katanya.
Sementara itu, bagi siswa yang telah dinyatakan lolos, proses daftar ulang akan mulai dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) dan berlangsung selama dua hari.
Dalam proses tersebut, calon siswa diwajibkan membawa dokumen kelulusan yang dapat diunduh melalui akun SPMB masing-masing. Selain itu, terdapat sejumlah tahapan administrasi yang harus dipenuhi sebelum resmi menjadi peserta didik Sekolah Maung.
“Nanti siswa harus membawa surat keterangan kelulusan yang bisa diunduh dari akun SPMB masing-masing. Ada beberapa alur administrasi yang harus diikuti saat daftar ulang,” ungkap Deddy.
Tak hanya itu, siswa juga diwajibkan menunjukkan bukti resmi bahwa mereka diterima di Sekolah Maung sebagai bagian dari proses verifikasi data.
Deddy menegaskan bahwa setelah dinyatakan lolos, para siswa tidak perlu mengikuti tes seleksi lanjutan. Namun demikian, pihak sekolah tetap akan melaksanakan psikotes internal yang bertujuan untuk pemetaan karakter dan pemerataan komposisi kelas.
“Untuk sementara tidak ada tes lanjutan. Namun nanti akan ada psikotes yang dilakukan secara internal sebagai dasar pemerataan kelas agar proses pembelajaran lebih optimal,” pungkasnya.
Tingginya jumlah pendaftar dibandingkan kuota yang tersedia menunjukkan bahwa Sekolah Maung SMAN 2 Cirebon semakin menjadi magnet bagi para siswa berprestasi. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga karakter kuat dan daya saing tinggi di masa depan. ***(Sakti)
384 Siswa Lolos Sekolah Maung SMAN 2 Cirebon, Persaingan Ketat dari 755 Pendaftar – dialogindonesia
