Bogor, Jobuzo — Yayasan Indonesia Cemerlang (YIC) resmi mengawali kerja sama strategis dengan Pondok Pesantren Al Inayah melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS). Kegiatan ini dilaksanakan di Villa Bukit Kebun Buah, Cijeruk, Bogor, dan diikuti oleh sekitar 50 santri tingkat Madrasah Aliyah Ponpes Al Inayah, Kota Bogor, (13/12/2025).
LDKS merupakan program rutin pesantren yang dirancang sebagai sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan santri. Program ini bertujuan menyiapkan generasi muda pesantren agar memiliki mental kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepekaan sosial sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berakhlak.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Inayah, KH. Abdullah Khudri. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen Ponpes Al Inayah untuk terus mencetak calon-calon pemimpin yang religius, memiliki semangat pengabdian, dan mampu memberikan dampak positif bagi umat dan masyarakat luas.
KH. Abdullah Khudri juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Indonesia Cemerlang merupakan langkah strategis dalam memperkaya metode pembinaan santri. Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kontekstual, diharapkan santri tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga matang secara mental dan kepemimpinan.
Yayasan Indonesia Cemerlang (YIC) sendiri dipimpin oleh Coach Dr. H. Jumadi Subur, yang dikenal sebagai praktisi, trainer, dan coach di bidang kepemimpinan dan pengembangan karakter. Dalam kerja sama ini, YIC hadir bersama tim untuk mendampingi proses pembinaan santri secara intensif dan inspiratif.
Pada sesi utama, Coach Dr. Jumadi Subur menyampaikan materi motivasi kepemimpinan dengan tema “Membakar Semangat Kepemimpinan Santri dengan Model Get, Grow, Glow.” Model ini mengajak santri memahami perjalanan kepemimpinan mulai dari fase Get (mendapatkan peran dan tanggung jawab), Grow (bertumbuh melalui proses belajar dan latihan), hingga Glow (memberikan dampak dan keteladanan bagi lingkungan sekitar).
Materi disampaikan dengan pendekatan storytelling yang kuat, salah satunya mengambil inspirasi dari kisah kepemimpinan Muhammad Al-Fatih saat menaklukkan Konstantinopel. Kisah ini menjadi pemantik semangat bagi santri untuk memiliki mimpi besar, disiplin tinggi, serta keyakinan bahwa pemimpin hebat lahir dari proses panjang dan kesungguhan dalam belajar.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para santri terlibat aktif dalam diskusi, refleksi diri, dan berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih keberanian, tanggung jawab, serta kerja sama tim. Pendekatan ini membuat materi kepemimpinan terasa dekat dengan kehidupan santri sehari-hari.
Ustadz Syamsudin, selaku pembina Ikatan Santri Al Inayah, menyampaikan bahwa pihak pesantren sangat terbantu dengan kehadiran YIC dan Coach Dr. Jumadi Subur. Menurutnya, program LDKS kali ini memberikan warna baru dalam proses pembinaan santri, terutama dalam membangun mental kepemimpinan yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Salah satu peserta, Aira, santriwati kelas 11, mengaku merasakan banyak manfaat dari kegiatan LDKS ini. Ia merasa lebih termotivasi untuk memperbaiki diri dan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih disiplin, percaya diri, dan siap mengambil peran positif di lingkungan pesantren maupun masyarakat.
Hal senada disampaikan oleh Nabi Latif, peserta lainnya, yang merasa sangat terinspirasi dengan materi dan suasana kegiatan. Ia mengaku semakin yakin untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang siap membawa perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi umat.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al Inayah dan Yayasan Indonesia Cemerlang berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut dalam berbagai program pembinaan santri. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, visi besar, dan semangat memberi manfaat bagi bangsa dan umat.[]
Awali Kerja Sama dengan Pesantren Al Inayah, Yayasan Indonesia Cemerlang Gembleng Santri Melalui LDKS