Pangkep, Jobuzo – Di tengah rimbunnya kebun aren di Kampung Buhung, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, aktivitas Runi masih berjalan seperti biasa. Petani berusia 60 tahun itu tekun mengolah air nira yang disadap dari pohon aren menjadi gula aren cair, produk rumahan yang kini mulai memberi harapan baru bagi ekonomi keluarganya.
Rabu (24/6/2026) siang, usaha kecil milik Runi mendapat kunjungan khusus dari Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, sekaligus sebagai bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat yang mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Sekitar pukul 11.35 Wita, Kapolres Pangkep bersama rombongan tiba di area kebun sekaligus lokasi produksi gula aren cair milik Runi. Di tempat sederhana itu, Kapolres melihat langsung proses penyadapan nira aren hingga tahapan pengolahan menjadi gula aren cair yang siap dipasarkan.
Bagi Runi, nira aren bukan sekadar hasil kebun. Dari tetes demi tetes air nira yang dikumpulkan, ia mencoba membangun usaha yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Sebelumnya, nira aren di wilayah tersebut kerap dimanfaatkan untuk memproduksi dan menjual ballo atau tuak pahit.
Melalui edukasi, pembinaan, dan imbauan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tompo Bulu Polsek Balocci, Aipda Abd. Azis, pemanfaatan nira aren kemudian diarahkan ke bentuk usaha yang lebih produktif. Petani didorong mengalihkan nira menjadi ballo manis atau nira segar yang selanjutnya diolah menjadi gula aren cair.
Perubahan pola usaha itu perlahan membawa dampak positif. Selain memberi nilai tambah ekonomi bagi petani, pengolahan nira menjadi gula aren cair juga dinilai ikut mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hasil kebun yang sebelumnya berpotensi disalahgunakan kini dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi banyak orang.
Gula aren cair yang diproduksi Runi memiliki peluang pasar yang cukup luas. Produk ini dapat digunakan sebagai pemanis alami untuk minuman, makanan, hingga ramuan herbal. Dengan pengolahan yang baik, nira aren yang melimpah di wilayah Balocci dapat menjadi salah satu produk unggulan lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Pangkep juga menyerahkan bantuan berupa peralatan dan perlengkapan produksi kepada Runi. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung proses produksi agar lebih maksimal dan mendorong pengembangan usaha gula aren cair ke depan.
Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli mengapresiasi langkah perubahan yang dilakukan masyarakat bersama Bhabinkamtibmas. Menurutnya, inovasi sederhana yang lahir dari potensi lokal seperti ini perlu didukung karena mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
Ia menilai, pengolahan nira aren menjadi gula aren cair tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga menjadi contoh bahwa pendekatan pembinaan masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata.
Kegiatan anjangsana tersebut turut dihadiri Kadis Koperindag Kabupaten Pangkep H. Asykur Abubakar, Kabag Ren Polres Pangkep Kompol Amin Juraid, S.H., M.H., Kabag SDM Polres Pangkep Kompol H. Abd. Samad, S.H., M.H., Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Halim Lau, S.H., Kasat Samapta Polres Pangkep AKP M. Irsal, S.H., Kapolsek Balocci Iptu Agus Indra Jaya, S.H., Wakapolsek Balocci Ipda Suyono Handoyo, S.Sos., Lurah Balleangin Muliati, S.E., M.M., Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek Balocci.
Kunjungan ini menjadi bagian dari wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pangkep berharap kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan warga.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.40 Wita dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Dari kebun aren di Balocci, kisah Runi menjadi gambaran bahwa perubahan kecil yang dilakukan dengan pendampingan dan kemauan dapat membuka jalan bagi usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Dari Nira ke Gula Aren Cair, Kisah Petani Balocci yang Dibina Polri Jadi Usaha Produktif
