BOGOR, Jobuzo – Imaam Jamaa’h Muslimin (Hizbullah), KH. Yakhsyallah Mansur, MA., menegaskan bahwa pembangunan Gedung Maktab Aam merupakan wujud rasa syukur atas nikmat Allah berupa tegaknya kembali Al-Jama’ah sejak 72 tahun silam. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7.
“Alhamdulillah, dengan Al-Jama’ah kita dapat mengamalkan Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 103, mewujudkan surat An-Nisa ayat 59, serta menjalankan hadits Nabi yang menekankan kewajiban mengangkat seorang pemimpin ketika tiga orang berada di suatu tempat,” ujar Imaam Yakhsyallah dalam sambutannya pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Maktab Aam Jamaa’h Muslimin (Hizbullah) di Bogor, Sabtu lalu.
Gedung Maktab Aam yang direncanakan terdiri dari tiga lantai dengan fasilitas Aula, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), serta Guest House ini lahir dari hasil evaluasi Imaamul Muslimin bersama para pimpinan pusat dan wilayah.
Pembangunan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pelayanan umat yang kian berkembang, mengingat kantor bersama yang saat ini digunakan dirasa kurang memadai untuk menerima tamu maupun menyelenggarakan kegiatan berskala besar.
“Kita membangun Maktab Aam ini karena kebutuhan. Meskipun gedung baru nanti mungkin belum sepenuhnya memadai, insya Allah akan terus kita kembangkan secara bertahap agar keberadaan Al-Jama’ah semakin luas dirasakan manfaatnya, baik oleh umat Islam maupun umat manusia pada umumnya,” tutur Imaam Yakhsyallah di hadapan para pimpinan Jamaa’h Muslimin se-Indonesia.
Beliau menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang dalam pembangunan, yakni: pertama, tepat waktu. “Kita berharap pembangunan ini selesai dalam satu tahun. Semoga Allah memudahkan,” ucapnya.
Kedua, pembangunan harus sesuai fungsi. “Karena Jamaa’h Muslimin (Hizbullah) merupakan syariat yang bersifat alamiyah, maka keberadaannya harus membawa rahmat bagi seluruh alam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia,” lanjutnya.
Ketiga, dilaksanakan dengan biaya seminimal mungkin namun dengan hasil sebaik-baiknya. “Mudah-mudahan setahun mendatang kita semua dapat merasakan manfaatnya. Itu semua hanya mungkin terwujud dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Imaam Yakhsyallah menyinggung besaran biaya pembangunan yang diperkirakan mencapai Rp7,7 miliar. Ia berharap terwujudnya Maktab Aam dapat memperkuat semangat umat dalam perjuangan membebaskan Masjidil Aqsa.
“Mudah-mudahan dengan berdirinya Maktab Aam ini nanti, pembebasan Masjidil Aqsa semakin dekat dengan kita semua. Allahu Akbar!” pungkasnya. (am)
Imaam Yakhsyallah: Pembangunan Maktab Aam Wujud Syukur atas Nikmat Al-Jama’ah
