San Francisco, Amerika Serikat, Jobuzo – “Lho, ini Ultra kok enak digenggam banget ya?” Kira-kira, itu kesan pertama saat memegang Samsung Galaxy S26 Ultra.
Memang, selisih bobotnya cuma sekitar 4 gram ketimbang Galaxy S25 Ultra. Namun berkat form factor ponsel ini yang lebih melengkung, serta bodinya yang lebih tipis 0,3 mm (7,9 mm), ponsel ini asyik buat digenggam dengan satu tangan.
Rasanya beda jauh dengan Samsung Galaxy S25 Ultra, padahal sama-sama punya layar 6,9 inci. Coba lihat saja foto di bawah. Samsung Galaxy S26 Ultra memiliki sudut yang lebih membulat, berbeda dengan Galaxy S25 Ultra yang bersudut agak menyiku dan kaku.
Baca Juga :


Perbedaan lain ada di bagian belakang. Saat Samsung Galaxy S26 Ultra dijejerkan dengan seri sebelumnya, desain kameranya berubah. Lensanya sekarang dilengkapi bingkai tambahan, yang sejujurnya agak mengingatkan kami dengan desain Samsung Galaxy S25 Edge.
Subjektif sih kalau soal desain, tapi kami lebih senang desain seperti ini. Bukan apa-apa, bosen juga melihat desain yang hampir sama terus sejak Samsung Galaxy S22 Ultra.

Oh ya, Samsung Galaxy S26 Ultra tak lagi pakai material titanium, melainkan jadi aluminium. Itulah kenapa smartphone ini bisa lebih ringan dan tipis dari sebelumnya. Tak usah khawatir soal durabilitas, karena bahan yang dipakai adalah Armor Aluminium 2.
Serta, Samsung Galaxy S26 Ultra sudah mengantongi rating IP68 tahan air dan terpaan debu. ini yang agak disayangkan, dimana brand dari China seperti Oppo dan Vivo saja, bahkan Realme sekalipun sudah mengadopsi rating IP69 yang lebih tangguh lagi.

Ada detail kecil yang harus diperhatikan user Samsung Galaxy S26 Ultra kelak. Beda dengan sebelumnya, kalian harus berhati-hati saat memasukkan S Pen ke dalam bodi. Tidak bisa lagi bolak-balik seperti Galaxy S25 Ultra, S Pen di varian terbaru punya tepian kiri yang lebih menyudut, sehingga kalau diletakkan terbalik, maka sisi sebaliknya akan lebih mencuat keluar dari bodi.
Baca Juga :

Soal warna, Samsung Galaxy S26 Ultra tersedia dalam opsi Cobalt Violet sebagai hero color-nya, Sky Blue, Black, dan White. Untuk varian yang cuma tersedia online, ada Silver Shadow dan Pink Gold.
Privacy Display pertama untuk smartphone
Bicara layar, sebenarnya ada beberapa upgrade penting pada layar Samsung Galaxy S26 Ultra. Ukurannya tetap 6,9 inci, resolusinya pun masih QHD+ dan mendukung refresh rate 120Hz yang dinamis. HDR10+ juga tersedia di layarnya.
Yang berbeda, layar Samsung Galaxy S26 Ultra mampu menampilkan warna hingga 1,07 miliar warna atau 10-bit, berbeda jauh dibanding sebelumnya yang masih mengadopsi layar 8-bit.

Layar tersebut masih dilapisi kaca Gorilla Glass Armor 2 dan lapisan anti-reflective. Cuma yang spesial, dan pertama di dunia bahkan untuk industri smartphone, layar Samsung Galaxy S26 Ultra sudah dibekali fitur Privacy Display.
Lewat kombinasi hardware dan software, fitur ini bisa membatasi sudut pandang dari samping. Hasilnya, isi layar cuma bisa dilihat jelas kalau ditatap lurus dari depan, sehingga tak mudah diintip orang lain saat menggunakan ponsel di tempat umum.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy!
Samsung Galaxy S26 Ultra ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, berbeda jauh dari Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26+ dengan Exynos 2600.
Seperti generasi sebelumnya, embel-embel ‘for Galaxy’ ini bukan sekadar nama, tapi ubahan spesial yang hanya diterapkan pada smartphone flagship Samsung.
Samsung tak menjelaskan secara gamblang perbedaan signifikan apa yang disuguhkan chipset ‘for Galaxy’ ini. Biasanya, chip ini dibuat khusus dan di-overclock untuk meningkatkan kinerja CPU, GPU, dan AI untuk smartphone flagship terbaru keluaran Samsung.
Baca Juga :


Klaimnya, chipset ini membawa peningkatan performa CPU hingga 19 persen, kinerja NPU 39 persen lebih baik, dan peningkatan 24 persen pada performa GPU.
Samsung sendiri masih menyematkan baterai 5.000 mAh untuk Galaxy S26 Ultra. Agak kecewa memang, lantaran saat ini tren industri smartphone sudah mengadopsi baterai jenis Si/C atau silicon carbon dengan densitas energi yang tinggi, memungkinkan ponsel dijejalkan baterai berkapasitas besar dalam bodi yang ringkas.
Untungnya, Samsung memberikan upgrade pada kemampuan fast charging menjadi 60W dan wireless charging 25W.
Kamera utama tetap 200 MP, tapi lebih terang
Sejujurnya, peningkatan pada hardware kamera Samsung Galaxy S26 Ultra terasa lebih minor. Kamera utamanya tetap menggunakan sensor 200 MP, tapi sekarang punya bukaan lensa f/1.4 yang lebih lebar dari f/1.7 pada generasi tahun lalu.
Kamera periscope telephoto 50 MP juga diperlebar bukaan lensanya menjadi f/2.9 dari sebelumnya f/3.4.
Efeknya, Samsung mengklaim bahwa tangkapan cahaya di kamera utamanya naik sampai 47 persen, sementara di lensa periscope telephoto naik 37 persen. Otomatis, hasil foto dan rekaman video low-light alias malam hari bakal makin jernih dan minim noise.
Bicara fitur, Samsung meningkatkan kemampuan Super Steady Video yang kini punya fitur Horizontal Lock. Fungsinya, kalaupun kalian merekam objek yang bergerak cepat, atau ekstrem sekalian seperti memutar-mutar ponsel sampai 360 derajat, objek di tengah garis horizon bakal tetap terkunci lurus dan stabil.
Lalu untuk pertama kalinya, Samsung memasukkan standar APV (Advanced Professional Video). Ini fitur eksklusif yang membebaskan kreator menggunakan standar format terbuka untuk membuat video kelas profesional.
Kualitas video bakal tetap lossless meskipun sudah melalui proses editing berkali-kali. Mode APV ini tetap berlaku pada perekaman hingga resolusi 8K pada 30 FPS. Juga, ada pilihan opsi LUT untuk melengkapi video LOG yang sudah ada sebelumnya.
Bukan cuma kamera belakang, urusan selfie juga ikut diperhatikan. Samsung hadirkan Object Aware Engine baru yang digabung dengan Enhanced AI ISP. Kombinasi ini diklaim membuat hasil foto kamera depan jauh lebih natural di segala kondisi pencahayaan.
Baca Juga :

One UI 8.5 dengan Galaxy AI lengkap
Samsung Galaxy S26 Series sudah berjalan di One UI 8.5 berbasis Android 16. Di dalamnya, tersedia fitur Galaxy AI yang kian lengkap.
Salah satu fitur unggulannya adalah Call Screening, yang menjadi solusi untuk menghadapi panggilan dari nomor tidak dikenal.
Kemudian, ada Now Nudge yang terintegrasi dengan Samsung Keyboard dan mendukung aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp hingga DM Instagram.
Fitur ini mampu memberikan saran yang sesuai dengan situasi. Contohnya, saat ada teman meminta foto liburan, Now Nudge otomatis menyarankan foto yang tepat dari Gallery, atau memeriksa kalender untuk memastikan tidak ada jadwal yang bentrok.

Hadir pula Finder berbasis semantic search. Kemudian ada Automated App Action yang memungkinkan AI untuk mengeksekusi aktivitas harian dari awal hingga akhir secara otomatis, seperti memesan taksi online.
Peningkatan besar-besaran juga diberikan pada Bixby yang kini mendukung Large Language Model (LLM), membuat asisten AI ini bertindak sebagai Intelligent Device Agent.

Update lainnya, ada Photo Assist yang sekarang mendukung fungsi multimodal, Document Scanner yang kian presisi, hingga Creative Studio yang memudahkan penggunanya membuat stiker.
Berikut ini harga Samsung Galaxy S26 Ultra di Indonesia:
- 12/256 GB: Rp24.499.000
- 12/512 GB: Rp27.499.000
- 16 GB/1 TB: Rp31.999.999
Samsung langsung membuka sesi pre-order mulai 26 Februari pukul 01.00 WIB hingga 17 Maret 2026 mendatang, tepatnya pukul 23.59 WIB. Bagi yang tertarik melakukan pre-order Samsung Galaxy S26 Ultra dapat mengakses link ini.
Jajal Langsung Samsung Galaxy S26 Ultra: Makin Nyaman, AI-nya Pintar