Aroma tanah basah dan kabut tipis khas dataran tinggi Gowa menyambut saya begitu roda motor berhenti berputar. Perjalanan dua jam lebih mendaki dari Makassar menuju Malino menuntut fokus penuh melawan hawa dingin yang menyusup ke balik jaket. Begitu standar motor ditegakkan, tubuh ini rasanya lunglai. Gak pas rasanya kalau ke Malino tapi gak mampir ke Kedai Kopi Luwak Malino di Jalan Sultan
