Pernah nggak sih, kamu buka media sosial bukan karena pengin, tapi karena kebiasaan?
Jempol terus geser layar, konten datang silih berganti, tapi hati tetap kosong.
Di tengah kejenuhan itu, UpScrolled muncul, pelan tapi terasa berbeda. Bukan sekadar aplikasi baru, tapi reaksi dari kegelisahan banyak orang terhadap arah media sosial hari ini.
UpScrolled Itu Apa, dan Kenapa Banyak yang Pindah?
UpScrolled adalah aplikasi media sosial yang resmi meluncur Juni 2025. Fiturnya terasa familiar: unggah foto, video pendek, dan teks. Tapi yang bikin orang berhenti scroll dan mulai mikir adalah nilai yang dibawanya.
Aplikasi ini melejit setelah TikTok di AS mengalami perubahan kepemilikan yang memicu kekhawatiran soal sensor, shadowban, dan algoritma politis. Banyak kreator, aktivis, dan pengguna muda merasa suaranya mulai “dipelankan”. Dari situlah UpScrolled jadi tempat pelarian atau mungkin, tempat pulang.
Didirikan oleh Issam Hijazi, developer berlatar Big Tech, UpScrolled lahir dari satu keresahan sederhana: kenapa media sosial terasa tidak lagi milik penggunanya?
Rasanya Pakai UpScrolled: Mirip X, Visual ala Instagram
Masuk ke UpScrolled rasanya seperti déjà vu, tapi versi lebih tenang.
Timeline-nya kronologis, bukan dikendalikan algoritma yang memaksa kamu betah berjam-jam.
Fokus pengguna saat ini juga menarik. Alih-alih berjoget atau tren cepat basi, banyak yang memakai UpScrolled untuk teks reflektif, foto dokumenter, dan opini jujur. Discover Page-nya pun terasa organik: isu Palestina, solidaritas global, dan cerita personal mendominasi tanpa dipaksa viral.

UpScrolled vs TikTok, Instagram, dan X (Twitter)
Biar lebih kebayang, ini perbandingan sederhananya:

UpScrolled jelas bukan aplikasi untuk cari viral instan. Tapi justru di situ letak daya tariknya, terutama bagi Gen Z yang mulai lelah dijadikan “produk” oleh algoritma.
Kenapa UpScrolled Relevan untuk Gen Z dan Milenial?
tanpa algoritma manipulatif, tanpa sensor abu-abu, tanpa FOMO buatan.
Lonjakan unduhannya bukan kebetulan. Data menunjukkan ratusan ribu pengguna menginstal aplikasi ini hanya dalam hitungan hari. Bahkan server sempat tumbang karena arus pengguna baru—tanda bahwa banyak orang memang sedang mencari ruang alternatif.
Saatnya Coba, Bukan Sekadar Pindah
UpScrolled bukan aplikasi sempurna. Tapi ia menawarkan sesuatu yang sudah lama hilang: rasa adil dalam bersuara.
Di sini, postinganmu tidak “dihukum” karena topik sensitif. Tidak ada algoritma yang menentukan mana suara yang layak didengar.
Kalau kamu pernah merasa media sosial hari ini terlalu mengatur, terlalu mengawasi, dan terlalu melelahkan—mungkin ini saatnya mencoba yang berbeda.
Kadang, perubahan besar dimulai dari satu aplikasi kecil yang berani melawan arus.