Yogyakarta, Jobuzo – Assessment Center Biro SDM Polda DIY menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota kepolisian, khususnya pada calon penjabat Kapolsek dan calon SPRIPIM. Dalam upaya mewujudkan proses assessment yang efektif dan akurat, keterlibatan mahasiswa magang turut memberikan kontribusi signifikan, salah satunya melalui program magang yang diikuti oleh Arin Nur Pratiwi, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Arin Nur Pratiwi, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, menjalani kegiatan program magang mulai dari tanggal (isi tanggal sendiri) sampai dengan (isi tanggal sendiri) pada divisi Assessment Center Biro Sumber Daya Manusia Polda DIY. Selama proses berjalannya kegiatan magang yang dilakukan oleh penulis. Penulis bertanggung jawab dalam proses assessment jabatan Kapolsek dan seleksi calon SPRIPIM, mulai dari adminstrasi, logistik, pengawasan teknis, hingga keterlibatan dalam sesi wawancara dan Leaderless Group Discussion.

Penulis memastikan pengoptimalan dan efektivitas kegiatan assement dengan membantu menyiapkan dokumen adminstrasi sebelum dan sesudah pelaksanaan assessment. Selain itu, penulis melakukan pengecekan dan memastikan setiap laporan kegiatan telah direvisi dan mendapat pengesahan dari pihak terkait. Penulis juga berperan dalam menyiapkan perlengkapan assessment seperti map peserta, kelengkapan ruangan, dan pengawasan teknis perangkat CAT atau Computer Assisted Test.
Selain berkontribusi dalam kegiatan nyata Assessment Center Biro Sumber Daya Manusia Polda DIY. Penulis juga mendapatkan pengalaman berharga serta pengetahuan lapangan. Penulis mengetahui dan terlibat secara langsung dalam menyaring dan mengembangkan sumber daya manusia yang baik dan kompeten untuk suatu jabatan. Di samping itu, penulis juga belajar menyusun kamus kompetensi yang menjadi acuan yang jelas dalam proses assessment, pengarsipan, serta evaluasi proses assessment.
Dengan demikian, pengalaman ini menunjukkan bahwa sinergi antara institusi dan dunia akademik dapat menciptakan proses pembelajaran dua arah. Penulis tak hanya belajar dan mendapat ilmu pengetahuan untuk individu atau diri sendiri. Tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya mengoptimalkan proses assessment calon Kapolsek dan calon SPRIPIM.
Ditambah lagi Assessment Center Polda DIY menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam proses asesmen, terlebih karena mampu memberikan sudut pandang baru sekaligus mempercepat alur kerja administratif.
Optimalisasi Proses Assessment di Polda DIY: Kontribusi Mahasiswa Magang
.jpg/800?w=300&resize=300,300&ssl=1)